HALO GROBOGAN – Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, menekankan pentingnya seluruh perangkat daerah, untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tuntas, sekaligus menyiapkan langkah lebih awal untuk Tahun Anggaran 2026.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, ketika memimpin Rapat Koordinasi (rakor) Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV, di UPTD BLK, Purwodadi, Selasa (16/12/2025).
Dalam arahannya, dia juga mengingatkan agar capaian yang telah berjalan baik tidak membuat perangkat daerah lengah.
Seluruh kepala perangkat daerah diminta segera menyiapkan dokumen perencanaan 2026 melalui mekanisme tender dini, mulai dari standar harga satuan, kerangka acuan kerja (KAK), hingga RAB dan gambar teknis.
Hal ini dilakukan agar kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun dan manfaat pembangunan bisa dirasakan masyarakat lebih cepat.
Selain percepatan, aspek keterbukaan kepada publik juga menjadi perhatian utama. Progres pembangunan diharapkan dapat dipublikasikan secara lebih masif agar masyarakat dapat mengikuti dan memahami proses yang sedang berjalan.
Sejalan dengan itu, arah perencanaan tahun 2026 juga mulai disampaikan kepada publik sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan dan pemahaman bersama.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Grobogan, Heru Dwi Cahyono, seperti dirilis setda.grobogan.go.id, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan per 8 Desember 2025, realisasi keuangan Kabupaten Grobogan telah mencapai 85,44 persen, sementara realisasi fisik berada pada angka 90,03 persen.
Capaian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan secara umum berjalan sesuai rencana.
Sejumlah proyek strategis telah menunjukkan progres signifikan di lapangan. Pembangunan Kantor Kecamatan Kradenan, Kantor Kecamatan Ngaringan, dan Kantor Bappeda telah rampung 100 persen.
Di sektor infrastruktur jalan, rekonstruksi Jalan Gubug ke Tunjungharjo telah mencapai 98,96 persen, Jembatan Kedungwungu 97 persen, serta Jalan Tawangharjo ke Sedah sebesar 97,86 persen.
Pada bidang pendidikan, revitalisasi SMP Negeri 1 Pulokulon, SMP Negeri 2 Karangrayung, serta rehabilitasi sejumlah sekolah dasar terus dituntaskan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana belajar serta pemerataan layanan pendidikan di berbagai wilayah.
Rakor ini menjadi ruang untuk memastikan bahwa pembangunan bukan sekadar selesai secara administratif, tetapi juga tertib dan terukur di lapangan.
Melalui pengendalian yang konsisten dan perencanaan yang matang sejak awal, Pemkab Grobogan berupaya menjaga agar setiap program pembangunan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (HS-08)