in

Mina Makmur Bandengan Kendal Raih Penghargaan BKM Award 2025

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menyerahkan penghargaan kepada empat BKM, di gedung Abdi Praja Setda Kendal, Senin (8/12/2025).

HALO KENDAL – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Mina Makmur Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, menjadi salah satu peraih penghargaan BKM Award 2025, dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Kendal, Senin (8/12/2025).

Adapun empat BKM yang menerima penghargaan yaitu BKM Berkat Mukti Desa Sidomuti, Weleri sebagai juara, BKM Dadi Mulya Kelurahan Patukangan, Kendal peringkat dua, BKM Mina Makmur Kelurahan Bandengan peringkat tiga, dan BKM Langen Mandiri Kelurahan Langenharjo di posisi harapan.

Sekretaris BKM Mina Makmur Kelurahan Bandengan, Subkhan, menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disperkim.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disperkim yang telah memilih Bandengan sebagai penerima BKM Award 2025. Penghargaan ini tentunya akan lebih memotivasi warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kelurahan Bandengan,” ungkapnya, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal.

Subkhan menjelaskan, inovasi yang sudah dilakukan oleh Kelurahan Bandengan saat ini, yaitu membuat bank sampah untuk warga. Sehingga yang dulunya banyak sampah di lingkungan, sekarang sudah lebih baik dan lebih bersih.

“Harapannya penghargaan ini bisa terus dipertahankan, sehingga warga harus ada peningkatan dalam mengelola sampah rumah tangga, dengan acara dipilah terlebih dahulu mulai dari rumah tangga, sehingga akan memudahkan petugas saat mengambil sampah tersebut,” jelasnya.

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari usai menyerahkan penghargaan berpesan kepada seluruh BKM di Kendal, supaya dapat menjadi mitra pemerintah dan aktif dalam keswadayaan masyarakat terutama terkait pengelolaan sampah dan permukiman kumuh.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan BKM Award. Ini upaya kolaborasi bahwa pemerintah daerah tidak mampu melakukan pembangunan tanpa kolaborasi dengan masyarakat seperti dengan BKM,” ujarnya.

Pj Sekda Kendal berharap, keterlibatan BKM secara aktif terutama dalam persoalan pengelolaa sampah di masing-masing desa.

“Harapan kita bersama-sama bisa mengatasi persoalan sampah, karena masalah sampah tidak menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi menjadi peluang melalui keterlibatan masyarakat dalam hal ini adalah BKM,” ungkapnya.

Menurut Pj Sekda Kendal, pengolahan sampah ini juga ada nilai ekonomisnya. Sehingga BKM yang masih pasif juga bisa diajak untuk kembali terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelumnya, Kepala Disperkim Kendal, Nurhasyim mengatakan, BKM Award ini sebagai upaya wujud kehadiran pemerintah daerah untuk menggiatkan kembali lembaga BKM untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan terutama dalam pengolahan sampah di kawasan kumuh.

Selain itu, BKM Award sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi dari Pemkab Kendal kepada BKM dalam pengolahan kawasan permukiman.

“Harapannya BKM untuk berperan aktif dan semakin bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, sebagai mitra pemerintah terutama dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam peningkatan kawasan kumuh,” kata Hasyin.

Sementara, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperkim Kendal, Rina Widiyanti menjelaskan, BKM Award Tahun 2025 ini mengangkat tema “Peran serta BKM dalam rangka pencegahan pemukiman kumuh terutama masalah sampah”.

la menjelaskan, Penilain BKM Award ini telah dilakukan sejak Juli hingga Oktober 2025. Adapun indikator penilaian meliputi profil kelembagaan BKM yang terdiri dari masa bakti BKM aktif, memiliki alat kelembagaan yang berjalan seperti UPK, UPL, UPS serta memiliki daya dukung seperti SDM, aset dan keuangan..

“Indikator kedua adalah rencana kerja BKM dan implementasi. Yaitu rencana kerja yang mendukung kegiatan pengelolaan sampah, kolaborasi BKM dengan pemdes/kelurahan, dan lembaga desa lainnya, partisipasi masyarakat dan keberlanjutan program,” jelas Rina. (HS-06)

Semarang Menata Daya Tariknya, Dari Festival Kota Lama hingga Kampung Tematik

Jateng Borong Penghargaan KPK: Upaya Panjang Melawan Korupsi Berbuah Pengakuan Nasional