in

Pamerkan Cangkul Unggulan saat Sambung Rasa, Perajin Desa Tijayan Klaten Sebut Produknya Gunakan Bahan Besi Tua

Para pande besi dari Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, memamerkan produk unggulan dalam acara Sambung Rasa bersama Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Balai Desa Tijayan, Kamis (23/10/2025). (Foto : klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Para pande besi dari Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, memamerkan produk unggulan dalam acara Sambung Rasa bersama Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Balai Desa Tijayan, Kamis (23/10/2025).

Mereka tak hanya memamerkan produk jadi, melainkan juga proses pembuatan alat tradisional untuk menggali tanah tersebut.

Suara besi yang ditempa pun terdengar bergantian, meramaikan tempat pertemuan tersebut.

Salah satu perajin, Wahyudi (43) mengaku perkembangan kerajinan pande besi di Tijayan semakin pesat.

Tak hanya cangkul, para perajin juga membuat bendo atau parang, pisau, cangkul, dan alat pertanian lainnya.

“Kalau produk yang menonjol di Tijayan adalah cangkul,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Dia menyebut produk yang dihasilkan pande besi dari daerah itu berkualitas bagus, hingga banyak diminati konsumen.

“Tidak seperti pande besi yang lainnya, bahannya kalau di sini yaitu besi yang benar-benar sudah tua, dan di dalamnya ada tajam,” kata dia.

Menurut dia, alat pertanian yang dibuat dari besi yang benar-benar sudah tua, hasilnya lebih tajam.

“Kalau yang lainnya hanya besi pelat biasa,” kata Wahyudi, sambil memegang plat besi cangkul karyanya.

Ia menjelaskan alatnya masih menggunakan alat sederhana tetapi hanya pompanya sudah modern.

“Tadi saat Mas Hamenang ke sini menyampaikan produknya bagus, tapi kami ada kendala, agar kerajinan pande besi ini bisa dilestarikan maka dirinya meminta bantuan dari Bupati Klaten untuk alat tempa yang lebih modern,” kata dia. (HS-08)

Ikuti Gelar Pemberdayaan Masyarakat, Ribuan Kader TP PKK Boyolali Datangi Alun-alun Kidul

Ajak Masyarakat Awasi Progres Pembangunan, Pemkab Klaten Luncurkan Sidasi