in

Ada Laporan Warga Terjangkit Chikungunya, Ini Langkah Pemerintah Kelurahan Bandengan Kendal

Ilustrasi Chikungunya dan gejala-gejalanya.

HALO KENDAL – Mendapat laporan adanya warga yang terjangkit penyakit Chikungunya, Pemerintah Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal mengambil langkah antisipasi.

Hal itu disampakan Lurah Bandengan Nur Ali, Sabtu (27/9/2025). Menurutnya, saat ini laporan sementara yang diterima, ada enam warganya yang sudah terjangkit.

“Laporan yang sudah masuk ke kami, ada satu warga di Rw 2, dan lima warga di RW 4 yang terjangkit Chikungunya. Untuk laporan lengkap, Insya-Allah besok Senin (29/9/2025),” ujarnya.

Nur Ali menyebut, langkah yang diambil pihaknya, adalah dengan meminta kepada pengurus RT dan RW untuk melakukan pendataan warganya yang terjangkit Chikungunya.

“Terkait penyakit Chikungunya yang mewabah khususnya di wilayah RW IV mohon bantuan Ketua RT se RW IV untuk meendata warganya yang terjangkit penyakit Chikungunya, dilampiri KK (kartu keluarga) sebagai dasar untuk pengusulan Fogging ke Dinas Kesehatan atau Puskesmas Kendal,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Nur Ali, pihaknya juga melakukan upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara periodik bersama masyarakat. Yaitu setiap Jumat dengan membersihkan saluran air atau drainase disekitar rumah-rumah warga.

“Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukan dengan 3M plus. Yakni, menguras atau membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, vas bunga, tempat minum burung, botol bekas, kaleng bekas, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas di sekitar kita yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Nur Ali mengimbau, jika ditemukan gejala Chikungunya, seperti demam, lemas, mual dan ciri khasnya yakni, nyeri sendi dan ruam kemerahan, warga dapat menghubungi fasilitas kesehatan terdekat.

Seperti diketahui, dari berbagai sumber, Chikungunya adalah infeksi virus yang ditandai dengan demam dan nyeri sendi secara mendadak.

Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, dua jenis nyamuk yang juga dikenal sebagai penyebab demam berdarah.

Penyakit Vhikungunya sendiri sering disebut flu tulang karena gejalanya disertai dengan nyeri sendi yang hebat dan terkadang terus-menerus. Meski jarang mengancam jiwa, Chikungunya bisa menyerang siapa saja.(HS)

Genjot Produksi Daging, Pemprov Jateng Akan Vaksinasi PMK pada Sejuta Hewan Ternak

Suhu Udara Panas Melanda Semarang, Waspada Dampak Kesehatan