in

Hari Pertama NjajanFest di Rembang, Transaksi UMKM Tembus Rp278 Juta

Pembukaan NjajanFest 2.0 di halaman Taman Kartini Rembang. (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Baru pada hari pertama NjajanFest 2.0 di Kabupaten Rembang digelar, transaksi usaha mikro kecil menengah sudah mencapai Rp278 Juta.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Sulistyono menilai angka transaksi itu merupakan capaian yang gemilang.

Hal itu disampaikannya terkait penyelenggaraan acara yang diinisiasi oleh PT Semen Gresik itu. NjajanFest 2.0 diselenggarakan di halaman Taman Kartini Rembang, mulai Jumat (12/09/2025) hingga Minggu (14/09/2025).

Menurut dia, total transaksi penjualan UMKM pada hari pertama yang menembus angka Rp278 juta, dengan rata-rata penjualan tenant mencapai Rp5 juta sampai Rp6 juta, merupakan capaian yang gemilang.

Bahkan, salah satu tenant berhasil mencatat omzet hingga Rp18.750.000 dalam sehari.

Lebih lanjut Sulistyono menegaskan bahwa NjajanFest hadir sebagai platform pemberdayaan UMKM.

“Harapan kami, Rumah BUMN Rembang bisa terus menjadi wadah UMKM naik kelas. Melalui event kreatif seperti NjajanFest, kita ingin menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Rembang sekaligus menumbuhkan kebanggaan lokal,” jelasnya, seperti yang dirilis rembangkab.go.id.

NjajanFest 2.0 masih akan berlangsung dua hari ke depan dengan berbagai agenda menarik.

Masyarakat diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan setahun sekali ini, sekaligus mendukung UMKM lokal agar terus berkembang dan naik kelas.

Sementara itu acara pembukaan berlangsung penuh kemeriahan. Rangkaian acara dimulai dengan arak-arakan Gunungan NjajanFest oleh komunitas seni Singo Wahyu Wibowo Sahabat Seni, yang merupakan binaan PT Semen Gresik.

Tradisi adat pambuko pecah kendi menjadi simbol pembuka rezeki para tenant UMKM.

Prosesi ini dilakukan oleh Unit Komunikasi & CSR PT Semen Gresik, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, perwakilan Bank Indonesia, dan BNI.

Usai kendi dipecahkan, masyarakat berbondong-bondong berebut gunungan yang disiapkan khusus untuk menyemarakkan pembukaan NjajanFest 2.0.

Kemeriahan berlanjut dengan QRIS Kenduri Rasa chapter Rembang persembahan Bank Indonesia.

Sebanyak 1.200 porsi kuliner khas lokal Rembang dibagikan selama tiga hari penyelenggaraan. Di hari pertama, hidangan Lontong Tuyuhan ludes hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.

Pada sore harinya, RS Bhina Bhakti Husada menghadirkan Bhina Talk, sebuah talkshow kesehatan yang memberikan edukasi bagi masyarakat.

Sementara itu, malam hari menjadi puncak acara dengan seremonial pembukaan yang dihadiri langsung oleh Bupati Rembang, Harno beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Rembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Semen Gresik atas inisiasi NjajanFest.

“Event ini bukan sekadar jualan. Ada pendidikan dan pelatihan yang disisipkan di dalamnya. Ini hal baik yang patut ditiru perusahaan lain. Tahun depan, harus lebih banyak lagi UMKM Rembang yang naik kelas melalui Rumah BUMN Rembang,” kata dia. (HS-08)

HUT ke-66 Pepabri: Menjaga Persatuan, Melanjutkan Pengabdian

Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan, Pemkab Blora Gelar Pasar Murah di Mall Pelayanan Publik