HALO SEMARANG – PSIS dikabarkan merekrut pemain asing pertamanya untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/26.
Pemain tersebut yakni Camilo Sanchez yang berasal dari Colombia. Sebelumnya pemain berusia 26 tahun tersebut memperkuat Melita di Liga Malta.
Selain bermain di Melita, Camilo Sanchez juga pernah bermain di Liga Libya, Abu Salim serta klub Malta lainnya yakni Luqa FC.
Pelatih kepala PSIS, Kahudi Wahyu berharap striker asing asal Colombia tersebut bisa menjadi solusi lini depan Laskar Mahesa Jenar dalam menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Selain itu, Kahudi juga berharap pemain asing dapat menjadi contoh yang baik untuk para pemain muda di PSIS.
“Saya berharap pemain asing bisa membantu tim, berkontribusi untuk tim serta membawa PSIS berprestasi dan membantu para pemain-pemain muda kita untuk berkembang serta memberikan contoh yang baik soal profesionalitas dan cara main yang benar,” ujar Kahudi Wahyu pada Selasa (29/7/2025).
Selain itu, Kahudi juga berhap Camilo Sanchez bisa menjadi contoh terkait attitude baik di dalam mau pun di luar lapangan.
“Dan dapat menjadi contoh terkait perilaku di dalam dan luar lapangan,” lanjut Kahudi.
Namun di tengah persiapan menghadapi Liga 2 musim 2025/2026, PSIS juga dihadapkan pada kabar miring. Hal itu terkait isu tentang ancaman klub asal Kota Semarang ini yang tak bisa merekrut pemain anyar, lantaran masih masuk daftar registration ban atau klub yang mendapat sanksi dari FIFA.
Dikutip dari laman FIFA, Jumat (30/5/2025), PSIS terdaftar menerima sanksi mulai 2 April 2025.
Sanksi yang diterima berupa larangan mendaftarkan pemain baru selama tiga periode bursa transfer.
Tak dijelaskan penyebab PSIS masuk daftar ban FIFA. Namun, menguat dugaan, sanksi ini diberikan FIFA karena tunggakan gaji pemain.(HS)