in

Diduga Pejabat Pemkab Terlibat Baku Hantam di Tempat Karaoke di Pati, Bupati Kudus Angkat Bicara

Ilustrasi Kekerasan.

HALO KUDUS – Terjadinya aksi baku hantam yang diduga melibatkan dua oknum pejabat dinas di Pemkab Kudus berinisial E dan H usai berkaraoke di Kabupaten Pati, direspons langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. meski dirinya mengaku belum mendapat laporan terkait kejadian tersebut.

“Saya belum mendapat laporan. Biar nanti Inspektorat yang menyikapi. Ya kalau ada pelanggaran, Inspektorat yang menindaklanjuti,” ungkapnya saat ditemui awak media usai penyerahan HKGS di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (10/7/2025).

Pada kesempatan itu Bupati berpesan kepada semua pimpinan-pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada, termasuk anak buahnya seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang ada di Kudus untuk menjaga marwah ASN.

“Jaga etika, jaga sopan santun dan budaya kita. Lebih baik konsentrasi, terhadap tugas pokok fungsi yang belum terselesaikan. Melayani masyarakat sebaik-baiknya, yang santun, dan yang baik,” pesannya.

Meski demikian, Bupati juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kudus, atas insiden yang terjadi.

Dirinya juga menegaskan akan menindak tegas jika dalam pemeriksaan nanti memang terbukti ada oknum pejabat atau ASN yang memang melakukan pelanggaran sebagaimana ramai diberitakan di media sosial.

“Kami akan menindak tegas apabila ada aparatur sipil negara kami yang melanggar norma, etika dan ketentuan yang ada,” tandas Bupati.

Sebagaimana diketahui, diduga dua oknum pejabat di Pemkab Kudus, E dan H berkelahi dengan seorang korban di sebuah tempat karaoke di Pati. Informasi ini menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam perbincangan di media sosial, kekerasan tersebut diduga terjadi di sebuah tempat karaoke di Kecamatan Margorejo, Pati, pada Selasa (8/7/2025) sekira pukul 15.00 WIB.(HS)

Polisi Amankan Sopir Feeder Trans Semarang yang Tabrak Pejalan Kaki di Klipang

Pengusaha asal Boyolali Jual Pupuk Palsu ke Petani, Kini Diamankan Polisi