HALO KENDAL – Kabupaten Kendal telah mengikuti evaluasi KLA sejak tahun 2016, namun hingga tahun 2022, capaian yang diraih masih berada pada kategori Pratama.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, beberapa waktu lalu dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak Kabupaten Kendal Tahun 2025 melalui zoom meting di ruang Ngesti Widhi Setda Kendal.
“Itu menunjukkan masih perlunya penguatan kebijakan, kelembagaan, program, serta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujarnya.
Namun demikian, lanjut Bupati, pada tahun 2023, Kendal menunjukkan kemajuan signifikan. Berdasarkan hasil Verifikasi Administrasi yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal berhasil meraih skor 718,22, dan untuk pertama kalinya ada potensi mencapai kategori Nindya.
“Ini merupakan lompatan dan capaian penting yang mencerminkan kesungguhan serta langkah konkret dalam memenuhi indikator-Indikator KLA,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi dan berinovasi demi mewujudkan Kabupaten Kendal sebagai Kabupaten Layak Anak.
“Mari bersama-sama menjadikan Kabupaten Kendal sebagai tempat yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak kita untuk tumbuh dan berkembang,” harapnya.
“Besar harapan kami agar hasil dari verifikasi ini dapat mengukuhkan Kabupaten Kendal sebagai Kabupaten Layak Anak dengan predikat Nindya, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak di masa mendatang,” imbuh Bupati.
Acara dilanjutkan dengan verifikasi lapangan, terkait apa saja yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kendal terkait dengan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan untuk anak.(HS)