HALO SRAGEN – Pemkab Sragen berkomitmen untuk seluruh penyandang masalah sosial di daerahnya. Adapun upaya yang dilakukan adalah menjalankan 12 program prioritas Kementerian Sosial.
Komitmen itu disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Yuniarti, dalam acara silaturahmi pasca-Lebaran, yang digelar oleh perangkat daerah yang dia pimpin.
Acara dihadiri oleh Bupati Sigit Pamungkas dan Wakil Bupati Suroto, serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH),Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial.
“Kami berkomitmen menjalankan 12 program prioritas Kementerian Sosial yang difokuskan pada penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Program-program ini mencakup rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, dan jaminan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Yuniarti, dikutip dari sragenkab.go.id. .
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Taufik Nurahman, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas dukungan yang diberikan kepada program BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas dukungannya. Sragen merupakan Kabupaten pertama dan terbanyak di wilayah Karisidenan Surakarta dalam hal pendapatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCTH), yang digunakan untuk mendukung program jaminan sosial bagi pekerja,” ujarnya.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menekankan pentingnya peran Dinas Sosial dan Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN), sebagai navigasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen dalam bergerak menuntaskan kemiskinan.
“Fokus Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen saat ini adalah penuntasan kemiskinan. Salah satu indikator kemiskinan adalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dengan data yang konkrit yang diberikan oleh Dinas Sosial, penyaluran dana anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efisien.” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis laptop kepada sembilan kecacamatan, yaitu Kecamatan Sragen, Sidoharjo, Ngrampal, Karangmalang, Sambirejo, Gondang, Kedawung, Sambungmacan, dan Masaran.
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung operasional Program Keluarga Harapan (PKH) di tingkat kecamatan.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), kepada pekerja rentan di desa yang tergabung dalam program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Super Village.
Sulistiyono warga Desa Sidodadi, Masaran mendapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Beasiswa untuk anak yang ditinggalkan sebesar Rp.232 juta.
Santunan JKK juga diberikan kepada Samto Wiyono warga Desa Juwok, Sukodono mendapat Santunan Biaya Pemakaman sebesar Rp.10 juta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sragen menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antarlembaga untuk menuntaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (HS-08)