HALO PEKALONGAN – Produk minyak goreng merek Minyakita di Kota Pekalongan, dijual dengan isi bervariasi 990 mililiter hingga 1.000 mililiter atau 1 liter.
Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan menyebut, adanya perbedaan tersebut diketahui dari hasil sidak di pasar tradisional dan minimarket, bebera waktu lalu.
Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika, mewakili Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono, Kamis (13/3/2025), mengatakan saat dilakukan pengecekan menggunakan gelas ukur, produk Minyakita dari produsen asal Gresik dan Tegal menunjukkan angka 990 mililiter.
Adapun Minyakita dari produsen asal Semarang, dalam kemasan pouch 1 liter berisi tepat 1.000 mililiter.
Namun demikian, menurut Fitria, berdasarkan peraturan tentang pengujian Barang Dalam Kemasan Tertutup (BDKP), batas toleransi untuk ukuran kemasan 1 liter adalah 15 mililiter.
Dengan demikian, produk dari dua produsen yang memiliki isi 990 mL atau kurang 10 mL dari standar masih memenuhi ketentuan yang berlaku.
Selain itu, hasil pemantauan juga tidak menemukan adanya indikasi peredaran Minyakita oplosan di Kota Pekalongan.
“Kami memastikan bahwa produk yang beredar di Kota Pekalongan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia seperti dirilis pekalongankota.go.id.
Ia menambahkan bahwa di Kota Pekalongan, Minyakita dijual oleh sejumlah pengecer, di antaranya PT SG Top, Toko Maju, Toko Herma Jaya, dan Toko Handoyo. Saat ini, Kota Pekalongan tidak memiliki distributor.
Lebih lanjut, Dindagkop-UKM berupaya melakukan pemantauan dan pengawasan lebih lanjut terhadap peredaran Minyakita, untuk memastikan kepatuhan terhadap standar dan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Bagi masyarakat yang menemukan adanya pelanggaran dapat segera melaporkannya kepada Dindagkop-UKM atau satgas pangan Kota Pekalongan.
Fitria menyebutkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di Kota Pekalongan, yang diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1028 Tahun 2024, yakni kemasan 1 liter Rp15.700, kemasan 2 liter: Rp31.400 dan 1 karton (isi 12 pouch 1 liter) Rp188.400. (HS-08)