HALO REMBANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Sabtu (8/3/2025) mulai menambal lubang-lubang jalan di ruas Jolotundo, Kecamatan Lasem menuju Japerejo, Kecamatan Pamotan.
Perbaikan jalan juga dilakukan di ruas jalan Celangapan menuju Japerejo.
Kabid Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho Tri Hutomo, Sabtu (8/3/2025), mengatakan bahwa penambalan pertama dimulai dari lampu lalu lintas Celangapan ke arah Japerejo, kemudian dilanjutkan dari Japerejo ke arah Jolotundo.
Nugroho menjelaskan bahwa hujan dalam beberapa hari terakhir memperparah kerusakan di dua ruas jalan tersebut, sehingga membahayakan pengendara.
“Di dua jalan itu juga volume kendaraan cukup padat setiap harinya, jadi kami dahulukan penambalan di sana,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.
Ia menambahkan bahwa cuaca pada Sabtu pagi hingga siang cukup panas, sehingga mendukung proses penambalan jalan.
Jika kondisi cerah berlanjut hingga sore dan seterusnya, proses perbaikan diperkirakan bisa lebih cepat selesai.
Sebelumnya DPU Taru Kabupaten Rembang, Jumat (7/3/2025) juga melakukan langkah awal perbaikan jalan di ruas Tireman (pertigaan Clangapan)–Pamotan, dengan memperdalam lubang-lubang tersebut agar aspal yang ditambalkan dapat mencengkeram lebih kuat.
Sejak pukul 09.00 WIB, para pekerja terlihat membuat pola pada jalan yang berlubang, serta memasang spanduk peringatan di tepi jalan untuk mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas.
Pemelihara Jalan DPU Taru Rembang, Latif menjelaskan bahwa perbaikan ini mencakup beberapa ruas jalan, di antaranya pertigaan Clangapan–Japerejo, Japerejo–Jolotundo, Japerejo–Pamotan, serta Japerejo–Banyuurip–Gunem–Pamotan.
“Kita ambil (tambal) lubang yang membahayakan dan yang perlu ditambal dahulu,” ujar Latif.
Sebelum dilakukan penambalan menggunakan aspal, permukaan lubang pada jalan harus diperdalam dengan cara digali terlebih dahulu. Proses ini bertujuan agar hasil tambalan lebih kuat dan tidak mudah terlepas.
“Ini untuk memaksimalkan supaya hasil tambalan tidak terkelupas. Jadinya biar lebih bagus dan rapi sehingga membuat pengendara di jalan aman dan nyaman,” jelasnya.
Pengerjaan ini ditargetkan selesai sebelum libur Lebaran agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman. Latif juga memastikan bahwa kebutuhan material telah disiapkan oleh pihak penyedia dan tinggal menunggu proses eksekusi. (HS-08)