in

BNNK Kendal Paparkan Capaian Kinerja 2024

Press release akhir tahun 2024 yang bertema "Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Indonesia Bersinar", yang dilaksanakan di kantor BNNK Kendal, Jalan Gajahmada, Karangsari, Kendal, Selasa (31/12/2024).

HALO KENDAL – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal telah membentuk 515 orang relawan Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), 328 orang penggiat P4GN, melaksanakan 16 kegiatan tes narkoba/deteksi dini dengan jumlah peserta 588 orang.

Hal itu disampaikan Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, dalam kegiatan press release akhir tahun 2024 yang bertema “Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Indonesia Bersinar”, yang dilaksanakan di lobby Kantor BNN Kabupaten Kendal, Jalan Gajahmada, Karangsari, Kendal, Selasa (31/12/2024).

“Kami telah berhasil membentuk 2 unit intervensi berbasis masyarakat atau IBM, yaitu IBM Ringin Putih di Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, dan IBM Angsa Emas di Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, dengan melibatkan sepuluh orang agen pemulihan,” bebernya.

Anna juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para stakeholder yang telah bekerja sama, seraya berharap sinergi dan hubungan kekerabatan yang baik ini akan terus terjalin erat, demi mewujudkan Indonesia BERSINAR, bersih dari narkoba.

Sementara itu, Kasubbag Umum BNNK Kendal, Wahyu Ratriyani menyampaikan, kegiatan dilaksanakan sebagai sarana keterbukaan informasi publik, terkait pemaparan hasil kerja penanganan permasalahan narkoba, agar masyarakat dapat memberikan penilaian atas kinerja BNN Kabupaten Kendal selama setahun ini.

Dia juga menjelaskan, tahun 2024 BNNK Kendal mendapat nilai IKPA sebesar 99,99 dan nilai NKA sebesar 97,81. BNN Kabupaten Kendal telah melaksanakan kegiatan sosialisasi tatap muka/konvensional sebanyak 144 kegiatan dengan total peserta sejumlah 20.133 peserta.

“Kemudian sembilan Kegiatan program CARAKA atau cara asyik bicara narkotika dengan 912 peserta, program BERSEMINAR atau bersama sekolah menuju indonesia bersinar dilaksanakan sebanyak 70 kegiatan dengan total peserta 14.080 orang, serta mengajak 51 sekolah di kabupaten kendal untuk menjadi sekolah bersinar,” papar Wahyu.

Kegiatan selanjutnya, yaitu Seruling mas (seruan keliling masyarakat) telah dilaksanakan sejumlah 66 kegiatan kepada 5.052 peserta, safarel (safari religi) sebanyak 33 kegiatan kepada 3.438 peserta. Kegiatan KIE ke sekolah atau lingkungan pendidikan melalui program sapa siswa sejumlah 57 kegiatan terhadap total 23.763 siswa.

“Kegiatan KIE dengan memanfaatkan moment car free day dilaksanakan sebanyak 25 kegiatan, dengan total peserta 4.690 orang, dan insert konten sebanyak 43 kegiatan dengan 21.219 orang peserta,” imbuh Wahyu.

Dia menyebut, keberadaan Klinik Pratama Bina Waras, yang merupakan lembaga rehabilitasi milik BNNK Kendal, meraih capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,53, serta capaian pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) dengan nilai 3,49 (kategori B – terkelola).

“Kami juga telah melayani pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba (SKHPN) sebanyak 494 layanan, melayani 14 orang klien rehabilitasi rawat jalan, dan 14 orang klien pasca rehabilitasi,” ujar Wahyu.

Setyanto, selaku Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Kendal mengatakan, di bidang pemberantasan telah melaksanakan layanan asesmen terpadu pelaku tindak pidana narkotika sebanyak 19 orang, 11 kali azia dan tes urine terhadap 317 orang, di tempat hiburan malam, lapas, stasiun, maupun pelabuhan.(HS)

Syahdu, Malam Pergantian Tahun di Kota Semarang Berlangsung Meriah dan Lancar

Bimas Buddha Kemenag RI Fokus pada Promosi Praktik Baik Kerukunan Umat Beragama