HALO SPORT – Dana White, bos Ultimate Fighting Championship (UFC), yakin laga penyatuan gelar juara kelas berat akan terjadi tahun depan.
Sang jawara, Jon Jones diplot menghadapi Tom Aspinall, pemegang sabuk kampiun interim.
Untuk mewujudkan duel itu memang bukan perkara mudah.
Pasalnya, Jones enggan meladeni tantangan Aspinall dan memilih lawan lain.
Sebaliknya, Aspinall sudah ngebet dan menyatakan berhak menghadapi jagoan asal Amerika Serikat (AS) itu.
Menurut Jon, Alex Pereira (juara divisi berat ringan UFC) lebih pantas jadi lawannya ketimbang anak baru seperti Tom yang belum cukup membuktikan diri di matanya.
Dalih Bones, julukan Jones, dianggap Aspinall sebagai alasan karena takut kalah.
UFC mendukung terwujudnya duel Jones versus Aspinall.
White memastikan jika Jon masih ingin bertarung, maka laga melawan Tom adalah hal mutlak yang harus dilakukannya terlebih dahulu.
White yakin Jones akan menerima duel tersebut dan pertarungan itu bakal menjadi salah satu duel akbar di UFC.
’’Saya kira ini mungkin laga terbesar dalam sejarah divisi berat dan ini juga merupakan duel yang sangat besar dalam sejarah perusahaan ini,’’ ujar White seperti dilansir dari BJPenn.
Soal rumor Jones sengaja menghindari Aspinall, Dana tak percaya dengan hal itu.
Bagi dia, Jones adalah petarung yang tak pernah mundur dari sebuah pertarungan.
’’Biasanya, orang-orang mengatakan omong kosong itu di belakang layar dan tak di depan umum,’’ ungkap White.
’’Jon adalah individu yang sangat unik untuk dihadapi. Dia tak takut melawan siapa pun dan itu adalah fakta,’’ tegasnya.
Bones (37) punya rekor 28 kali menang, 1 kali kalah (diskualifikasi), dan 1 kali no contest.
Sementara Aspinall (31) memiliki catatan 15 kali menang dan 3 kali kalah. (HS-06)