in

Jembatan Karangsambung Diganti, PJ Bupati Kudus Harap Tepat Waktu dan Bermanfaat Bagi Warga

Penjabat Bupati Kudus M Hasan Chabibie, ketika bersama Forkompimda dan pejabat terkait, menghadiri groundbreaking penggantian Jembatan Karangsambung. (Foto : kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Proses penggantian jembatan penghubung Jalan Bae-Besito (Karangsambung), yang dimulai Rabu (11/12/2024), diharapkan dapat rampung tepat waktu dalam 8 bulan.

Harapan itu disampaikan Penjabat Bupati Kudus M Hasan Chabibie, ketika bersama Forkompimda dan pejabat terkait, menghadiri groundbreaking, yang ditandai dengan melempar kendi.

“Bismillah, semoga mulai dari pembongkaran jembatan sampai nanti jembatan yang baru sudah jadi, semuanya lancar,” ungkapnya, seperti dirilis kuduskab.go.id.

Hasan menjelaskan pembangunan kembali Jembatan Karangsambung telah dinantikan masyarakat, karena sudah diusulkan sejak 16 tahun lalu, namun baru tahun ini terealisasi.

“Masyarakat sudah menantikan pembangunan kembali Jembatan Karangsambung. Alhamdulillah tahun ini benar-benar terealisasi,” paparnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus dan Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan dilakukan selama 8 bulan.

Hasan menjelaskan proses diharapkan rampung tepat waktu, bahkan lebih cepat. Sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan jembatan itu.

“Jembatan ini memberikan akses penting bagi masyarakat sekitar, jadi diusahakan tepat waktu bahkan bisa selesai lebih cepat,” ucapnya.

Penggantian Jembatan Karangsambung menelan biaya sekitar Rp 28,6 miliar.

Hasan menjelaskan jembatan akan diperlebar hingga 9 meter, dengan rincian 7 meter untuk akses jalan kendaraan, dan masing-masing 1 meter di kanan kiri jembatan untuk akses pejalan kaki.

Adapun total panjang jembatan, mencapai 80 meter, dan rencananya akan dibagi menjadi dua, dengan panjang 50 meter dan 30 meter. Sedangkan di bagian tengah jembatan akan disangga dengan tiang beton.

Hasan memastikan musim hujan tidak mempengaruhi proses pembangunan. Pada curah hujan yang tinggi, biasanya ketinggian air naik sekitar setengah meter sampai satu meter saja.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati meminta petugas, camat, kepala desa serta Forkopimcam saling berkoordinasi, untuk kelancaran pembangunan.

Salah satunya menjaga keamanan bagi petugas dan masyarakat sekitar.

“Saya minta tak hanya keamanan petugas saja yang harus diperhatikan, tapi juga keamanan warga. Jangan sampai anak-anak masuk ke kawasan pekerjaan,” pesannya. (HS-08)

Refleksikan Perjuangan Pahlawan, Kodim 0716/Demak Gelar Ziarah Hari Juang TNI AD

Jepara Raih Satu Emas dan Empat Perunggu di Porprov Korpri Jateng 2024