in

Tercepat Lunasi PBB, 20 Desa di Sragen Dapat Apresiasi Bupati

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam acara Undian Lunas PBB, di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, baru-baru ini. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Sebanyak 20 desa dari 4 eks-Kawedanan Kabupaten Sragen yang telah melunasi PBB paling awal pada tahun 2024 ini, mendapatkan piagam penghargaan dari Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Dalam acara Undian Lunas PBB yang digelar di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, baru-baru ini, 20 desa tersebut juga mendapatkan hadiah senilai Rp 100 juta dari Bupati Sragen.

Bupati juga berterima kasih kepada camat dan kepala desa se-Kabupaten Sragen, yang hadir serta Bayan dan Petugas Pemungut Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) yang telah menunaikan tugas dengan baik dalam membangun kesadaran dan kepatuhan Wajib Pajak.

“Ini adalah prestasi yang luar biasa, semoga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk semangat melunasi PBB lebih cepat,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Bupati Yuni menekankan bahwa hadiah yang diberikan hari ini hanyalah sebuah reward, agar wajib pajak semakin semangat dalam membayar pajak.

Da berharap, kelak tanpa adanya hadiah pun, masyarakat tetap tertib membayar pajak karena hal tersebut sudah menjadi kewajiban.

“Semoga pencapaian ini juga menjadi pemacu bagi camat dan pamong desa dalam meningkatkan kinerja demi mewujudkan semangat gotong-royong membangun Sragen.” harapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sragen, Dwiyanto, yang berharap dengan adanya apresiasi bagi desa lunas PBB tercepat bisa menjadi motivasi bagi Wajib Pajak untuk lebih taat membayar pajak mengingat PBB merupakan 1 dari 10 pajak daerah.

“Target PBB kita tahun ini adalah Rp 29 miliar, namun sampai pertengahan bulan November ini sudah mencapai Rp 40,5 miliar.” lapornya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa jumlah tersebut merupakan 10% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang keseluruhannya sebanyak Rp 500 miliar atau 21% dari Rp 2,3 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 90% dari PAD atau senilai Rp 450 miliar dialokasikan untuk desa sesuai dengan kebijakan Bupati Yuni yang memprioritaskan pembangunan Kabupaten Sragen mulai dari pinggiran.

“Jadi kami harap tahun depan penerimaan PBB lebih banyak, karena uang ini akan kembali ke desa dalam bentuk pembangunan.” pintanya.

Hadiah undian meliputi 16 sepeda mtb, 4 motor, 16 mesin cuci, 16 kulkas, 20 speaker aktif, dan 20 televisi LED 31 inch, yang diundi atas nama warga per kawedanan.

Dari jumlah tersebut 12 sepeda gunung dan 2 motor merupakan sponsorship dari PT. BPD Jateng dan sisanya dari Pemerintah Kabupaten Sragen.

Bupati Yuni juga memberikan hadiah hadir berupa uang Rp 500 ribu untuk 5 orang hadirin.

 

Berikut adalah daftar penerima penghargaan:

 

Eks Kawedanan Sragen

  • Desa Pandak Kecamatan Sidoharjo
  • Desa Tenggak Kecamatan Sidoharjo
  • Desa Wonorejo Kecamatan Kedawung
  • Desa Sidoharjo Kecamatan Sidoharjo
  • Desa Sribit Kecamatan Sidoharjo

 

Eks Kawedanan Gondang

  • Desa Musuk Kecamatan Sambirejo
  • Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo
  • Desa Karangudi Kecamatan Ngrampal
  • Desa Sambi Kecamatan Sambirejo
  • Desa Jetis Kecamatan Sambirejo

 

Eks Kawedanan Gesi

  • Desa Pilangsari Kecamatan Gesi
  • Desa Srawung Kecamatan Gesi
  • Desa Gesi Kecamatan Gesi
  • Desa Blangu Kecamatan Gesi
  • Desa Ngrombo Kecamatan Tangen

 

Eks Kawedanan Gemolong

  • Desa Donoyudan Kecamatan Kalijambe
  • Desa Somomorodukuh Kecamatan Plupuh
  • Desa Plupuh Kecamatan Plupuh
  • Desa Kacangan Kecamatan Sumberlawang

Desa Karangtalun Kecamatan Tanon. (HS-08)

Pemkab Blora Berharap Naik Peringkat Kabupaten Informatif

Pjs Bupati Kebumen Resmikan Unit Layanan Disabilitas