HALO BLORA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, baru-baru ini memantau dan mengevaluasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora, belum lama ini.
Sekda memastikan agar seluruh pelayanan, termasuk perizinan dari Pemkab Blora, dapat dilaksanakan di MPP tersebut.
Dalam kesempatan itu, Komang menuturkan pemusatan pelayanan di MPP tersebut, juga atas saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, ketika melaksanakan roadshow ke beberapa kabupaten, termasuk ke Blora.
Setelah ada saran dari KPK tersebut, Pemkab Blora kemudian mengumpulkan semua kepala perangkat daerah, agar membuka pelayanan di MPP.
“Saat itu kita kumpulkan semua perangkat daerah agar pelayanan perizinan itu dilakukan suatu tempat yaitu di MPP mulai 1 Oktober 2024. Walaupun ada beberapa OPD sudah melakukan di pertengahan bulan September kemudian kita coba, dan hari ini kita evaluasi,” kata dia, seperti dirlis blorakab.go.id.
Dalam kegiatan itu, Sekda Komang dengan didampingi Asisten Administrasi Umum, Inspektorat Daerah Kabupaten Blora, Kepala DPM PTSP Blora, dan Bagian Ortala Setda Blora, mengecek seluruh konter pelayanan di MPP.
Baik dari pelayanan milik instansi vertikal, pelayanan dari dinas-dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Blora, hingga perbankan.
Dirinya juga menyapa para pengunjung MPP, yang saat itu tengah dilayani petugas.
“Tadi kita keliling dengan Inspektur, Asisten III, ternyata semuanya sudah tidak ada perizinan yang dilakukan lagi di OPD nya masing-masing. Ini sebuah perubahan yang luar biasa,” tambahnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Sekda menambahkan bahwa Presiden dan Kemendagri juga menaruh perhatian pada sektor pelayanan perizinan.
Untuk itu pihaknya mengecek dan bahkan mensimulasikan secara langsung bagaimana proses dan pelayanan perizinan yang ada di MPP Blora.
“Kita cek bagaimana kecepatannya, prosesnya, kemudian biayanya, biaya perizinan itu gratis ya, tapi ada beberapa yang dikenakan retribusi itu harus transparan kita harus umumkan jadi setiap masyarakat yang mau melakukan perizinan agar mereka tahu berapa sih biayanya, untuk itu kita buat ini simulasi ya di beberapa konter dan saya lihat semuanya sudah cukup bagus,” terang Sekda Blora.
Ia juga menyampaikan sejumlah saran dan masukannya agar kedepannya MPP Blora bisa semakin optimal dalam menghadirkan pelayanan.
Salah satunya usulan agar penyederhanaan jumlah konter pelayanan dalam proses perizinan bangunan dan gedung, yang saat ini terdapat beberapa konter yang harus dilalui.
“Pada intinya sudah cukup baik ya kita lihat tadi dan saya juga testimoni dengan beberapa yang hadir dan mereka menyatakan sudah baik. Mudah-mudahan itu terus berproses sehingga saya harapkan nanti di bulan ini, di bulan Desember dan seterusnya bisa lebih baik lagi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu Kepala DPMPTSP Blora, Bondan Arsiyanti mengungkapkan bahwa kedatangan Sekda Blora beserta sejumlah pejabat tersebut, dalam rangka mengecek dan mengevaluasi kegiatan pelayanan yang ada di MPP.
“Siang hari ini kegiatan evaluasi kegiatan MPP jadi adanya konsep baru. Kalau kemarin masih banyak perangkat daerah yang memberikan pelayanan perizinan di kantornya masing-masing, per 1 Oktober 2024 kemarin efektif sudah dilaksanakan pelayanan di kantor MPP,” terang Bondan Arsiyanti.
Dikatakan, dengan beralihnya konsep baru tersebut, sekarang masyarakat yang memanfaatkan layanan MPP relatif bertambah dan semakin ramai.
“Saat ini sudah mulai tertata baik banyak pengunjung juga memanfaatkan layanan yang ada di MPP ke depan harapan kami support semuanya dari Pemkab dan juga dari kami sendiri dari DPM PTSP untuk bersinergi terus bergerak untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik, Mal Pelayanan Publik yang Prima untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat Blora secara keseluruhan,” ungkap Bondan. (HS-08).