HALO SPORT – Davide Tardozzi, manajer tim Ducati Lenovo, menilai peluang Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati) lebih besar ketimbang juara bertahan Pecco Bagnaia.
Saat ini Martin memimpin klasemen sementara MotoGP 2024 dengan keunggulan 20 poin atas kampiun kelas utama 2022 dan 2023 itu.
Pembalap tim utama Ducati, Bagnaia memang lebih banyak menjuarai sesi balapan.
Namun, Martin yang tiga kali menang dan kerap naik podium lebih unggul secara pengumpulan poin.
Persaingan dua rider teratas itu akan kembali terjadi pada Grand Prix (GP) Thailand di Sirkuit Chang International, Buriram, 25-27 Oktober 2024.
Tardozzi mengakui Martinator, julukan Jorge, membuat banyak kemajuan.
’’Kans Jorge kini lebih besar, tapi Pecco bertekad untuk memperjuangkan kejuaraan hingga seri terakhir,’’ ujar Tardozzi seperti dikutip dari Motosan.
Pria asal Italia ini menambahkan siapa pun yang memenangkan kejuaraan akan mendapatkannya, dan siapa pun yang tidak juga akan mendapatkannya.
’’Tahun ini akan sangat ideal jika terjadi hasil seri, meski hanya satu yang bakal menjadi juara dan dialah yang terbaik,’’ tandasnya.
Ducati tak akan menggunakan team order.
Kedua pembalap dibiarkan bersaing secara fair di lintasan.
Musim ini tinggal menyisakan tiga seri.
Selain GP Thailand, ada GP Malaysia dan GP Valencia. (HS-06)