in

Belum Puas dengan Performa Motor GP24

Pecco Bagnaia/dok

HALO SPORT – Pecco Bagnaia ternyata belum puas dengan performa motor Ducati GP24.

Saat ini Bagnaia berada di urutan kedua pada klasemen sementara pembalap.

Pembalap tim pabrikan Ducati ini berada di bawah Jorge Martin.

Dengan MotoGP 2024 sudah memasuki paruh musim, maka makin sulit bagi pembalap di bawah untuk membalikkan keadaan.

Sudah tujuh balapan hari Minggu berturut-turut dilalui dengan posisi 3 besar dikuasai rider Ducati Desmosedici GP.

Khusus pembalap motor pabrikan Desmosedici GP24 telah memenangi 9 balapan dari 10 seri.
Pembaruan Ducati dengan motor terbaru mereka bisa dikatakan sukses besar.

Bagnaia juga mengakui motor GP24 lebih baik daripada GP23.

Akan tetapi, juara dunia MotoGP dua kali itu masih belum benar-benar puas dengan performa kuda besi barunya sekarang.

Sebab, ada motor Ducati yang lebih lama lagi dalam daftar motor terbaik yang pernah ditungganginya di kelas utama.

’’Motor GP24 berada di tengah-tengah ketika dibandingkan dengan GP22 dan GP23. Saya pikir motor GP22 masih yang terbaik untuk saat ini,’’ ujar Bagnaia seperti dikutip dari Crash.

Desmosedici GP22 punya tempat yang spesial dalam karier mantan anak didik Valentino Rossi itu.

Pasalnya, dengan motor itulah Pecco merengkuh gelar juara dunia pertamanya di kelas para raja.
Trofi perdana Bagnaia diraih dengan cara membalikkan ketertinggalan 91 poin dari rival utamanya saat itu, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

GP22 yang dipakai pembalap asal Italia itu merupakan campuran dari versi awal GP22 dengan versi mutakhir dari GP21.

Musim 2022 tak dibuka dengan mulus bagi Pecco karena langkah mundur dalam pengembangan yang diambil menjelang seri pertama.

Meski demikian, dia tak terhentikan begitu menemukan sentuhan dan kecepatannya.

Pabrikan Italia ini berhasil memetik 7 kemenangan dan 3 hasil podium lain untuk menjadi juara dunia.
Musim berikutnya, para pembalap tim satelit ikut mencicipi kecepatan motor Ducati terbaik versi Bagnaia itu. (HS-06)

Berkinerja Terbaik, Jateng Jadi Tuan Rumah Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

Catatkan Kinerja Positif, Nana Sudjana Raih Penghargaan Most Inspiring Leader