HALO SEMARANG – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melepas ekspor alas kaki produksi PT Selalu Cinta Indonesia dengan merek dagang Nike, ke Uni Eropa dan Amerika Serikat, senilai USD 405 ribu (Rp 6,5 miliar) di Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2024).
Mendag mengapresiasi pihak Nike yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan manufaktur di Indonesia, sebagai bagian dari rantai pasok global industri alas kaki.
Mendag menegaskan bahwa pelepasan ekspor alas kaki merupakan bukti kolaborasi pemerintah dan swasta dalam mendorong industri manufaktur yang berorientasi ekspor.
Pada kesempatan tersebut, Mendag didampingi oleh Plt Sekretaris Jenderal, Suhanto; Plt Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowati; Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional, Bara Krishna Hasibuan dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Dewi Rokhayati.
Peluang
Sebelumnya, masih terkait dengan ekspor produk Indonesia, Kementerian Perdagangan mendorong agar produsen dapat melihat peluang ekspor ke Taiwan.
Besarnya peluang tersebut disampaikan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid, saat membuka dan menjadi pembicara utama, pada Webinar Peluang Ekspor Produk Perikanan di Pasar Taiwan, Kamis (25/7/2024).
Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pelaku usaha produk perikanan sekaligus meningkatkan kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dengan mitranya di Taiwan.
Narasumber pada webinar kali ini yaitu Kepala Bidang Perdagangan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan dan perwakilan pembeli Taiwan, Indosuara. Keduanya menyampaikan tentang peluang ekspor produk perikanan, persyaratan, serta tips memasuki pasar Taiwan.
Webinar diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri pelaku usaha sektor perikanan serta pemangku kepentingan terkait seperti perwakilan kementerian/lembaga dan asosiasi.
Dalam sambutannya, Miftah Farid menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan, secara proaktif dan berkesinambungan mendorong ekspor, baik melalui promosi ekspor dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar ekspor.
Dia juga mengatakan pada 2023, Indonesia menempati peringkat ke-6 pemasok produk perikanan ke Taiwan dengan nilai ekspor mencapai USD 132,47 juta.
Adapun produk ekspor terbesar yaitu moluska, cumi-cumi beku, udang beku, ikan beku lainnya, lobster, dan daging filet ikan. (HS-08)