in

295 Desa dan Kelurahan di Blora Diharapkan Bisa Membentuk Jaringan Petani Milenial

Bupati Blora, Arief Rohman memberikan sambutan dalam acara pengukuhan kepengurusan Komda Petani Milenial Kabupaten Blora, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, baru-baru ini. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman mengungkapkan harapan agar Komisariat Daerah (Komda) Petani Milenial Kabupaten Blora, ke depan dapat membentuk jaringan hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.

Harapan itu disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman, ketika mengukuhkan kepengurusan Komisariat Daerah (Komda) Petani Milenial Kabupaten Blora, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, baru-baru ini.

”Kita berharap dengan dilantiknya Komda ini nantinya tidak berhenti di tingkat kabupaten saja. Kami akan dorong agar petani milenial ini dikembangkan di 16 kecamatan, yang mana nanti melalui kelompok pemuda tani ini nantinya menumbuhkan kewirausahaan, menumbuhkan motivasi kepada generasi milenial untuk membangun pertanian dan berjejaring,” ungkap Arief, seperti dirilis blorakab.go.id.

Setelah terdapat di 16 kecamatan, ke depan diharapkan agar di 295 desa / kelurahan yang ada di Blora bisa terbentuk jaringan petani milenial.

“Kita breakdown sampai tingkat kecamatan bahkan sampai desa,” kata dia.

Sementara itu dalam acara tersebut, Bupati mengukuhkan Adi Latif Mashudi sebagai ketua Komda, Gunawan sebagai wakil ketua. Amelia Diaz Dwi Rahayu sekretaris, dan Selly Tria Dinda Armitha sebagai bendahara.

Pada kesempatan itu, dikukuhkan pula bidang-bidang dan koordinator JPN Komda Petani Milenial Blora.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dengan dikukuhkannya Komda Petani Milenial tersebut, merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan pertanian saat ini, yakni regenerasi petani.

“Kami menyambut baik petani muda dengan usia 19 sampai 39 tahun, yang melek teknologi digital, diharapkan dapat menciptakan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Program ini, sekaligus sebagai bentuk realisasi salah satu program unggulan “mBantu Kadang Tani”, yakni dengan menumbuhkembangkan peran aktif petani muda / milenial dalam pembangunan pertanian.

“Ini sebagai bentuk komitmen kita bahwa sektor pertanian dan peternakan sebagai sektor yang penting. Sehingga mengupayakan agar pertanian dan perternakan menjadi concern kita, untuk generasi generasi muda ini agar mau untuk bertani dan berternak. Hal ini bagus untuk mengurangi pengangguran dan sebagainya,” terangnya.

Dikatakan, peluang pasar untuk hasil pertanian dan peternakan terbuka lebar. Ke depan pihaknya juga melibatkan praktisi dari sektor swasta untuk menjadi ‘bapak angkat’ petani milenial Blora.

“Pasarnya masih sangat terbuka lebar, makanya kita datangkan bapak angkat. Bapak angkat yang siap untuk membina petani peternak milenial yang ada di Kabupaten Blora.” kata Bupati Blora Arief Rohman.

Sementara itu, mewakili Pusat Pendidikan Pertanian, Kementerian Pertanian RI, Inneke Kusumawaty, berharap dengan dikukuhkannya kepengurusan Komda Petani Milenial Blora tersebut, para generasi muda bisa semakin berperan dalam memajukan sektor pertanian.

“Ini adalah awal bagi rekan-rekan semua mewujudkan kepercayaan yang diberikan Bupati, gerakan kalian harus lebih masif, berkembang,” paparnya.

Terpisah, CEO PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ), Arie Triyono mengungkapkan, pihaknya siap untuk membimbing dan mendampingi para petani maupun peternak milenial Blora untuk semakin maju.

Bahkan pihaknya juga menyatakan terbuka apabila petani milenial Blora tersebut ingin datang dan belajar langsung di tempatnya.

“Saya siap sebagai orang swasta yang akan menjadi bapak angkat, bapak asuh, bagi adik-adik semuanya disini, silahkan belajar ketempat kami,” terangnya.

Pihaknya optimistis, dengan dukungan dari Bupati Arief Rohman, sektor pertanian dan peternakan di Blora kedepan akan semakin maju.

“Saya akan hadir di Blora, saya matur kepada Bupati, saya akan bikin bank pakan di Blora, karena sangat potensi sekali di sini. Saya yakin di Blora dengan fasilitas Bupati yang begitu concern ke petani dan peternakan, Blora nanti ke depan tidak akan ada lagi pengangguran,” ungkapnya. (HS-08).

Pemkab Rembang Kerahkan Ribuan Orang untuk Tangani Stunting

Pendidik Berharap Pemerintah Segera Perbaiki Kelas Rusak Akibat Gempa di Batang