HALO SPORT – Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig tak menampik kalau kondisi skuadnya tidak baik-baik saja.
Bersama Yamaha, Honda menjadi pabrikan yang mengalami masalah dengan motornya.
Pabrikan asal Jepang itu kesulitan dalam meracik motor yang kompetitif dan bisa bersaing di MotoGP 2024.
Tim Repsol makin merana karena kehilangan Marc Marquez yang memilih pindah ke Gresini Racing Ducati.
Untuk menyeimbangkan persaingan, Honda kemudian mendapatkan hak konsesi demi mengejar ketertinggalan mereka dari tim-tim pabrikan Eropa.
Tim Repsol juga merekrut adik tiri Valentino Rossi, Luca Marini dengan harapan bisa tampil lebih baik.
Namun, harapan itu tinggal harapan.
Keempat pembalap Honda, Joan Mir, Luca Marini, Johann Zarco, dan Takaaki Nakagami masih kesulitan bersaing.
Marini bahkan belum mendapatkan poin sama sekali setelah melakoni tiga seri awal musim ini.
’’Motor kami memang belum gacor. Kami mencoba banyak hal berbeda, tapi kami tak melihat apapun yang benar-benar meyakinkan di lintasan,’’ kata Puig seperti dikutip dari Motosan.
Meski motornya belum kompetitif, Puiq menegaskan pihaknya tak diam saja.
Mereka terus berusaha mencari solusi dan merekrut orang baru.
Hanya, belum ada solusi yang tepat untuk masalah mereka saat ini.
Dengan fakta itu, Honda tak banyak berharap pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 26-28 April mendatang.
Peluang Honda untuk bersaing di barisan depan sepertinya belum akan terlihat.
Untuk finis 10 besar saja mereka belum mampu.
Dari tiga seri awal, baru Ducati dan Aprilia yang mampu menembus podium utama. (HS-06)