HALO SPORT – Tim Repsol Honda dan LCR Honda masih kesulitan pada balapan seri pertama MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, 10 Maret lalu.
Joan Mir, Luca Marini, Johann Zarco, dan Takaaki Nakagami gagal masuk 10 besar.
Mereka mengeluhkan kondisi motor yang belum bisa bersaing dengan pabrikan Eropa.
Pembalap Repsol Honda, Luca Marini, bahkan hanya finis di posisi ke-20, atau kedua dari belakang.
Mir di urutan ke-13, Zarco (ke-12), dan Nakagami (ke-19).
Marini tak mampu menyalip satu pembalap pun yang ada di depannya.
’’Saya mengalami sedikit masalah dalam balapan sehingga kecepatan saya sangat lambat,’’ ujar Marini seperti dilansir dari Speedweek.
Zarco menjadi pembalap Honda yang meraih hasil terbaik di Lusail.
Menurut Zarco (33), Honda masih memiliki masalah karena motor RC213V terlalu bergetar.
’’Kami memiliki potensi untuk balapan selanjutnya. Saya tahu kami harus melaju selangkah demi selangkah,’’ kata Zarco.
Komentar Johann diamini Marini.
’’Kami perlu waktu untuk menguji berbagai hal. Ini baru balapan pertama,’’ ungkap Marini.
Bukan hanya Honda yang jeblok di Lusail.
Yamaha pun gagal mengimbangi kecepatan Ducati, KTM, dan Aprilia.
Duet tim Yamaha, Fabio Quartararo finis di peringkat ke-11, sedangkan Alex Rins di posisi ke-16.
Dua pabrikan Jepang itu harus bekerja lebih keras lagi pada MotoGP Portugal, 22-24 April mendatang. (HS-06)