in

Pj Bupati Brebes Sebut Kekurangan Mobil Damkar

Penjabat (Pj) Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar melihat-lihat kondisi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pemadam kebakaran, belum lama ini. (Foto : brebeskab.go.id)

 

HALO BREBES – Penjabat (Pj) Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar mengaku prihatin dengan kondisi mobil pemadam kebakaran (Damkar), yang sudah berusia tua.

Di wilayah itu juga hanya terdapat empat unit mobil, untuk menjaga seluruh wilayah.

Dia berharap ada penambahan dan perbaikan mobil damkar, agar bisa memberi pelayanan yang maksimal, mengingat wilayah Brebes sangat luas.

“Kita upayakan ada perbaikan dan penambahan mobil Damkar,” kata Iwanuddin, saat melihat-lihat kondisi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) belum lama ini.

Iwan berkeliling ke berbagai sudut kantor, didampingi Kepala Satpol PP Agus Ismanto dan setelah sampai di ruang Parkir mobil Damkar, Iwan menyaksikan Mobil Damkar yang kondisinya memprihatinkan.

Karena belum dianggarkan untuk pengadaan di tahun anggaran 2024, Iwan memberi solusi agar mengusulkan ke Pemerintah Pusat dan juga diusulkan pengadaan untuk APBD tahun anggaran 2025.

“Kita upayakan usulan ke Kementerian terkait juga agar dianggarkan di tahun 2025,” kata Iwan.

Plh Kepala Satpol PP Brebes, Agus Ismanto, belum lama ini, seperti dirilis brebeskab.go.id, mengakui kalau empat mobil damkar yang dimiliki Satpol PP dalam kondisi rusak.

Keempat mobil tersebut ditempatkan di Pos Brebes 2 unit, Pos Tanjung 1 Unit dan Pos Bumiayu 1 Unit.

Untuk personalia yang tergabung dalam Damkar, lanjut Agus, sebanyak 6 orang ASN dan 34 non ASN. Sedangkan untuk personalia Satpol PP ada 60 ASN dan 16 non ASN.

Kata Agus, tugas Damkar, tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran. Tetapi juga banyak tugas lain seperti pengamanan satwa liar seperti ular, tawon, pelepasan cincin dan lain-lain.

Sedangkan untuk Satpol PP antara lain bertugas untuk penegakan peraturan daerah.

Dalam penegakan Perda dan berbagai tugas lainnya mengedepankan humanis. Tugas yang dimaksud antara lain penertiban pedagan kaki lima, ODGJ, penertiban spanduk liar dan lain-lain.

“Satpol PP sekarang sudah humanis dengan tidak meninggalkan sikap ketegasan. Tegas bukan berarti galak,” ucap Agus.

Di tahun politik ini Satpol juga memiliki agenda yang padat seperti turut menertibkan alat peraga kampanye, pembubaran penyakit masyarakat, dan berbagai kegiatan yang mengandung kerawanan sosial,

“Sudah menjadi kewajiban Satpol PP, selalu bermitra dengan siapapun sebatas dengan tupoksinya,” kata Agus. (HS-08)

Tinjau Pasar Tradisional di Wilayah Pinggiran, Mbak Ita Ingin Pastikan Tak Ada Gejolak Harga Pangan

Pj Bupati Brebes Nilai Pelayanan RSUD Brebes Bagus