in

Owner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi Maju Caleg Jateng, Siap Sejahterakan Petani dan Peternak

Owner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi yakni Setyo Budi saat menerima penghargaan Tokoh Prestasi Jawa Tengah yang digelar olen Berlian Organizer pada Jumat (8/12/2023) di Gedung Gradhika Semarang.

HALO SEMARANG – Owner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi yakni Setyo Budi kini kembali terjun ke dunia politik sebagai calon legislatif DPRD Jateng Dapil 1 melalui Partai Nasdem. Mas Budi siap mensejahterakan petani dan peternak.

Mas Budi menuturkan jika dia ingin terjun ke politik bukan karena kepentingan pribadi. Melainkan berangkat dari keprihatinannya atas kondisi petani dan peternak yang belum sejahtera.

“Kenapa saya ingin sekali terjun ke dunia politik. Karena begitu banyak potensi di Jawa Tengah yang bisa kami gali, seperti petani-petani, peternak-peternak, itu masih banyak yang bisa dikembangkan,” ujarnya usai menerima penghargaan Tokoh Prestasi Jawa Tengah yang digelar olen Berlian Organizer pada Jumat (8/12/2023) di Gedung Gradhika Semarang.

Ia menyebut menjadi calon legislatif di Jateng adalah hal baru baginya. Meski demikian dia merasa tidak sulit dalam meraih simpati masyarakat.

“Jadi saya ini berangkat dari bawah. Kehidupan dari bawah dalam bermasyarakat sudah biasa bagi saya. Ditambah saat ini kami bersyukur secara popularitas berupa kuliner di masyarakat jadi poin tambahan. Saya pikir ini luar biasa bagi saya. Tidak membuat panik tapi membahagiakan karena tiap hari saya bisa bertemu masyarakat,” katanya.

Selain itu Mas Budi menambahkan, lewat bisnis kuliner dia juga yakin bisa menolong banyak masyarakat terutama dalam hal mensejahterakan. Mas Budi menggambarkan saat ini dia kurang lebih memperkerjakan 4000-an lebih orang yang berkaitan dengan bisnis kulinernya.

Dalam satu warung misalnya ada 16 orang maka ada 16 ribu nilai manfaat dari bisnisnya yang bisa diterima.

“Ini maka jadi peluang besar untuk kami bersinergi dengan pemerintah untuk bagaimana mensejahterakan masyarakat, khususnya Jawa Tengah. Alhamdulillah dari kami punya bisnis ini nanti akan dikembangkan. Nantinya diharapkan bisa jadi rantai bisnis untuk mensejahterakan masyarakat. Kiranya apabila saya dipercaya jadi anggota legislatif, tentunya mampu ikut bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah,” kata Mas Budi yang sudah aktif di Nasdem sejak 2011.

Disisi lain, Mas Budi mendapat penghargaan karena, melalui bisnis kulinernya, dinilai jadi ikut berperan dalam pembangunan di Jawa Tengah. Mas Budi menyatakan bersyukur atas penghargaan tersebut dan semakin termotivasi untuk lebih baik lagi.

“Alhamdulillah ini adalah pemacu bagi saya untuk bisa lebih berkontribusi lagi di masyarakat terutama di Jawa Tengah,” ucapya.

Lebih dari itu, Mas Budi menceritakan bagaimana dalam merintis usaha kulinernya yang saat ini makin menjamur. Mas Budi mengungkapkan jika dia mengawali usaha di tahun 2019. Saat itu, belum sebesar sekarang namun masih dalam bentuk angkringan. Selama merintis itu, dia akui tidak mudah dan sebagaimana bisnis lainnya dia sempat merugi.

“Mulainya Agustus, pascapemilu 2019. Kebetulan waktu itu saya nyalon legislatif kota tapi gagal. Maka saya melanjutkan kiprah saya di bisnis. 2019 Agustus saya mengawali usaha kuliner Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi. Ya, awalnya memang tidak mudah, namun dengan kerja keras dan ridho Allah SWT alhamdulillah berkembang,” ucapnya.

Perkembangan bisnis Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi pun tidak main-main karena langsung begitu banyak cabang. Sejauh ini, Mas Budi mengungkapkan selama 4 tahun sudah ada 170 outlet di Jawa-Bali.

Kemudian masa pandemi yang seharusnya jadi kondisi serba sulit jadi hal yang berbeda buat Mas Budi. Di masa-masa inilah masyarakat banyak yang menyukai usahanya dan berkembang pesat.

“Warung kami luas dan terbuka, jadi paling layak untuk udara sehat, maka kalau di udara AC malah berbahaya. Bisnis saya berkembang juga saat pandemi. Nah kepercayaan dari konsumen dan investor datang saat Covid,” imbuhnya. (HS-06)

Alasan PSI Rayakan HUT ke-9 di Semarang, Waketum: Miniatur Indonesia

Riset Danamon dan Jakpat: Tabungan di Bank Masih Jadi Pilihan Utama Nasabah untuk Jaga Stabilitas Finansial