HALO BATANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang, melalui program Batang Peduli, mentasarufkan zakat Rp 240 juta.
Dana zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan oleh Baznas Batang dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) itu, diberikan untuk memperbaiki 12 rumah tidak layak huni (RTLH).
Wakil Pimpinan Bidang Keuangan dan Pelaporan Baznas Batang Slamet Siswadi, menjamin bantuan yang diberikan sudah tepat sasaran.
Hal itu karena sebelumnya, Baznas bersama tim pemantau telah melakukan survei terhadap rumah yang diusulkan oleh pihak desa setempat.
“Besaran bantuannya sebesar Rp 20 juta per unitnya. Ini merupakan pemicu karena dalam proses rehab, tetap didukung oleh pihak desa dengan memberdayakan warga untuk bergotong-royong, termasuk jika memerlukan tambahan biaya, hingga layak huni,” kata dia, saat meninjau kediaman dari penerima bantuan RTLH, di Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, baru-baru ini
Program tersebut digelar selama tiga hari dengan sasaran RTLH di desa-desa yang tersebar di Kecamatan Limpung, Bawang, Tersono, Wonotunggal, Bandar, Pecalungan, Reban, Kandeman, dan Batang.
“Mayoritas rumah yang mendapatkan bantuan mengalami kerusakan cukup parah dan ada pula yang rusak secara keseluruhan,” jelasnya, seperti dirilis batangkab.go.id.
Salah satu penerima bantuan RTLH, Nur Khazizah mengaku tak menyangka akan mendapatkan bantuan perbaikan RTLH dari Baznas dan Pemkab Batang.
Dia berharap dengan bantuan itu, dia bisa memperbaiki rumahnya hingga menjadi lebih layak untuk dihuni.
Ia mengaku, rumahnya telah sembilan tahun mengalami kerusakan dan belum tersentuh perbaikan sama sekali.
Kondisi rumah itu sedemikian memprihatinkan. Tak hanya hampir seluruh bagian atapnya yang bocor, rumah itu juga sering kebanjiran.
“Hampir semua rusak, dinding banyak yang retak dan hampir runtuh, atap hampir roboh,” ungkapnya.
Ia berencana bantuan tersebut akan digunakan untuk memperbaiki area dapur dan kamar mandi yang memang rusak parah.
“Alhamdulillah kalau pihak kelurahan bersedia membantu, sehingga rehab rumah cepat selesai. Terima kasih pula buat Baznas dan Pemkab yang sudah perhatian pada rumah kami, supaya lebih layak dihuni,” tandasnya. (HS-08)