HALO KENDAL – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kendal mengupayakan kepemilikan rumah bersubsidi diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah dan jemaah Muhammadiyah yang belum memiliki rumah sendiri.
Untuk mewujudkannya, PD Muhammadiyah Kendal menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk pola pembiayaan syariah, yang disosialisasikan terkait kepemilikan rumah sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Hal tersebut disampaikan Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Ikhsan Intizam, Jumat (21/7/2023). Ia merasa bersyukur, adanya kerja sama dengan BSI untuk pengadaan rumah bersubsidi.
“Alhamdulillah, dengan adanya kerjasama, bisa membantu para pegawai yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah dan jemaah Muhammadiyah yang belum memiliki rumah bisa terpenuhi keinginannya untuk memiliki rumah,” ujarnya, Jumat (21/7/2023).
Ikhsan menambahkan, secara teknis, proses pembiayaan kepemilikan rumah akan dilakukan oleh BSI kepada masing-masing Amal Usaha Muhammadiyah. Masing-masing Amal Usaha Muhammadiyah juga bisa memberikan solusi bagi pegawainya.
“Sehingga jika ada yang mengalami kesulitan dalam hal uang muka atau DP yang harus dikeluarkan, bisa terbantu,” imbuhnya.
Sementara itu, RCEO BSI Regional 7 Semarang, Ficko Hardowiseto mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut yang dilakukan BSI Pusat terkait dengan kesempatan untuk memiliki rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau dengan penghasilan maksimal Rp 8 juta.
“Program ini untuk mempercepat kepemilikan rumah secara syariah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pembiayaan KPR Sejahtera FLPP,” ujarnya.
Ficko menjelaskan, program ini untuk mendukung program pemerintah supaya masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah. Sehingga masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah dengan harga sangat terjangkau, yakni maksimal Rp 162 juta.
“Pembiayaan kreditnya bekerja sama dengan BSI melalui pembiayaan KPS Sejahtera FLPP, dengan memberikan subsidi sebesar Rp 4 juta, bebas biaya asuransi dan bebas PPN,” jelasnya.
Lebih lanjut Ficko mengungkapkan, potensi di Kendal ada sekitar 4.000 unit rumah yang dialokasikan khusus untuk FLPP. Untuk itu, BSI mendorong kepada semua Amal Usaha Muhammadiyah untuk bekerja sama dengan pola pembiayaan secara syariah.
“Sehingga, besarnya angsuran tetap selama 15 tahun. Jadi pegawai rumah sakit, kemudian guru-guru di lingkungan Muhammadiyah bisa mengajukan kepemilikan rumah bersubsidi tersebut,” ungkapnya. (HS-06).