in

Beri Penyuluhan Tertib Lalu Lintas dan Bahaya Narkoba, Kapolres Rembang Datangi SMAN 1 Lasem

 

HALO REMBANG – Kapolres Rembang AKBP Suryadi, meminta agar para siswa mewaspadai dan menghindari orang-orang yang mencoba mengedarkan narkoba ke sekolah.

Tak hanya dapat mengakibatkan ketergantungan, penyalahgunaan narkoba bahkan dapat menyebabkan kematian.

Hal itu disampaikan Kapolres Rembang AKBP Suryadi, ketika memberikan berbicara di aula SMAN 1 Lasem Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, Kamis (20/7/23).

Dia berkunjung ke bekas sekolahnya itu, untuk melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.

Suryadi menuturkan, narkotika merupakan salah satu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, sintesis, semisintesis, atau bukan sintesis.

Pengaruh utama obat ini adalah menyebabkan hilangnya, penurunan, atau perubahan kesadaran dan menghilang rasa nyeri.

Maka dari itu, dalam dunia medis, narkotika dapat digunakan sebagai bagian dari pengobatan atau penyembuhan.

Namun demikian, penggunaan yang tidak tepat justru dapat menimbulkan akibat buruk, seperti ketergantungan, bahkan bisa menyebabkan kematian bagi pemakainya.

Sedemikan berbahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga pelajar perlu mengetahui bahayanya, agar mereka tidak mencoba-coba memakainya.

“Penyuluhan ini bertujuan agar para siswa-siswi tidak terlibat narkoba dan bagaimana narkoba tidak sampai masuk di kalangan pelajar. Inilah yang menjadi harapan kita semua untuk selalu menjauhi yang namanya narkoba,” kata Kapolres, seperti dirilis tribratanews.rembang.jateng.polri.go.id.

Selain bahaya narkoba, dalam acara yang dihadiri pula oleh Dandim 0720/Rbg Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, Wakapolres Rembang Kompol Joko Lelono, serta PJU Polres Rembang itu, juga disampaikan mengenai tertib berkendara.

Kapolres mengimbau untuk para pelajar SMAN 1 Lasem, agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak ugal-ugalan, agar tidak menimbulkan kecelakaan.

Menurut dia, pelajar yang secara emosional belum matang, rentan menjadi korban kecelakaan di jalan raya.

“Saya harap untuk para siswa-siswi SMAN 1 Lasem agar selalu hati-hati dan patuhi aturan berlalu lintas saat mengendarai motor ketika berangkat sekolah. Karena usia remaja yang masih labil tingkat emosional sangat rentan melanggar dan menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Suryadi.

Pada akhir pengarahannya, dia berpesan kepada siswa-siswi yang hadir, agar senantiasa memegang teguh akidah dan agama serta norma-norma susila, agar terhindar dari perbuatan tercela.

“Jadilah generasi penerus bangsa yang unggul dan bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara,” kata Suryadi.

Dalam penyuluhan tersebut selain diikuti oleh seluruh pelajar, juga dihadiri langsung Kepala Sekolah Juhartutik, Wakil Kepala sekolah dan beberapa dewan guru SMAN 1 Lasem.

Kepala SMAN 1 Lasem,  Juhartutik mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dan kehadiran dari Kepolisian dalam hal ini Polres Rembang, yang telah memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan juga tata tertib berlalu-lintas kepada para pelajar.

”Kegiatan semacam ini sangat perlu dilaksanakan, agar anak-anak memiliki kesadaran terhadap hukum sehingga terhindar dari perbutan yang melawan hukum,” kata Juhartatik. (HS-08)

Tawarkan Mobil Diskon hingga DP Murah, 9 Dealer Mobil Ikuti Sauto Expo Mid Year 2023 di Mal Semarang

DPRD dan Pemkab Jepara Sepakat Hibahkan Rp 57 Miliar untuk Pilkada Jepara