HALO KENDAL – Paguyuban Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diberi nama Focus Succes, resmi terbentuk di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Usai terbentuk paguyuban pun diminta langsung tancap gas.
Hal tersebut disampaikan Camat Limbangan, Alfebian Yulando, usai acara pembentukan paguyuban UMKM Focus Succes Limbangan di aula Kecamatan Limbangan, Senin (20/3/2023).
Febi sapaan akrab camat tersebut menegaskan, pihaknya mendukung seluruh program UMKM di wilayahnya. Menurutnya, paguyuban dibentuk untuk mewadahi para pelaku UMKM di Kecamatan Limbangan.
“Kedepan para pelaku UMKM tidak perlu khawatir, langsung tancap gas. Sebab, Paguyuban UMKM ini hadir untuk membantu para pelaku UMKM agar lebih maju dan berkembang,” tandasnya.
Febi juga berpesan kepada para pelaku UMKM, dapat mengembangkan usahanya. Sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat di Kecamatan Limbangan.
“Jangan ragu-ragu dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Baik kabupaten, kecamatan maupun desa, dalam rangka mewujudkan UMKM naik kelas,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Febi juga menyebut, pelaku UMKM di Limbangan memiliki usaha unggulan di antaranya, produk kopi, minuman herbal, aneka keripik dan makanan ringan, gula, dan sebagainya.
“Harapannya, dengan paguyuban UMKM Focus Succes, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Limbangan khususnya maupun Kabupaten Kendal pada umumnya,” ungkap Febi.
Sementara Ketua Paguyuban UMKM Focus Succes Limbangan, M Alfurqon menambahkan, paguyuban yang didirikan 12 Februari 2023 hadir untuk menumbuhkan UMKM di wilayah Limbangan. Sehingga para pelaku UMKM bisa berjuang, maju dan besar bersama-sama.
“Untuk sementara ini sudah ada 80 UMKM yang bergabung, yang dibagi di 12 koordinator wilayah. Yaitu Desa Kedungboto, Margosari, Tamanrejo, Pagertoyo, Ngesrep Balong, Limbangan, Sumber Rahayu, Gondang, Peron, Gonoharjo, Pakis dan Desa Tambahsari,” bebernya.
Alfurqon berharap, dalam meningkatkan kelas, pihaknya akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan, supaya UMKM di Limbangan memiliki standardisasi.
“Semoga dengan adanya paguyuban, dapat mengangkat para pelaku UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Limbangan, harapannya bisa naik kelas, dan dikenal masyarakat luas,” ungkapnya. (HS-06).