HALO KEBUMEN – Perpustakaan Desa (Perpusdes) Mrica Desa Seboro, Kecamatan Sadang, keluar sebagai juara Lomba Perpustakaan terbaik tingkat kabupaten,
Lomba diikuti 70 desa dan kelurahan di Kebumen, berlangsung sejak Mei sampai Juni 2025.
Selain Perpusdes Mrica Desa Seboro, terdapat Perpustakaan Lestari Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan yang berada di tempat kedua, dan Perpustakaan Omah Pinter Desa Ampelsari, Kecamatan Petanahan di posisi ketiga.
Adapun untuk harapan pertama, adalah Perpustakaan Bahrul ‘Ulum Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, harapan kedua Perpustakaan Lingkar Pena Desa Sawangan, Kecamatan Alian, dan harapan ketiga Perpustakaan Tunas Muda Desa Tambakrejo, Kecamatan Buluspesantren.
Untuk kategori Perpustakaan Favorit, posisi pertama ditempati Perpustakaan Desa Jintung, Kecamatan Ayah; kedua Perpustakaan Sari Pustaka Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong; dan ketiga Perpustakaan Al Hurriyah Desa Tambakagung, Kecamatan Klirong, keempat Perpustakaan Karya Utama Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso; dan kelima Perpustakaan Lentera Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sigit Dwi Purnomo, mengatakan lomba ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus memperkuat peran strategis perpustakaan sebagai pusat informasi, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Jadi lomba ini kita adakan adalah untuk menumbuhkan semangat pengelolaan perpustakaan yang inovatif, tertib administrasi, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Sigit, Sabtu (21/6/2025), seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Ia menuturkan, penilaian lomba dilaksanakan secara bertahap diawali dengan seleksi administrasi melalui instrumen yang telah ditentukan.
Kemudian dilanjutkan dengan tahap verifikasi lapangan oleh tim juri dari kalangan profesional, baik pustakawan dan akademisi, serta perwakilan dari oganisasi kemasyarakatan.
“Adapun hal yang dinilai menyangkut sarana prasarana, SDM, inovasi, dan keberlanjutan dari tata kelola perpustakan,” terangnya.
Kepada para pemenang, Sigit mengucapkan selamat dan apresiasi apresiasi setinggi-tingginya.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi dan pemacu semangat untuk terus mengembangkan perpustakaan desa/kelurahan menjadi ruang publik yang inklusif, nyaman, dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Bagi para pemenang mendapat uang pembinaan, sertifikat penghargaan dan trofi. (HS-08)