in

31 Dapur MBG Sudah Beroperasi di Boyolali

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Boyolali, Puji Astuti meresmikan SPPG di Desa Manggung Kecamatan Ngemplak, baru-baru ini. (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus berupaya untuk mempercepat pelaksaan program makan bergizi gratis (MBG).

Hingga pertengahan September 2025, sudah ada 31 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dari target sebanyak 95 SPPG yang direncanakan aktif seluruhnya pada akhir 2025.

Koordinator SPPG Kabupaten Boyolali, Rifani Arliana Utami, mengatakan bahwa jumlah tersebut sudah hampir mencapai separuh dari total target.

“Kami menargetkan seluruh 95 SPPG di Boyolali sudah bisa beroperasi semua pada akhir 2025,” kata Rifani, baru-baru ini seperti dirilis boyolali.go.id.

Terpisah, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Boyolali, Puji Astuti menambahkan peluncuran SPPG di Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak yang resmi beroperasi sebagai SPPG yang ke-31 menjadi bukti keseriusan Pemkab Boyolali dalam mendorong percepatan realisasi program MBG.

Ia menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan koordinator wilayah dan puskesmas setempat. Sehingga distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Harus ada koordinasi dengan koordinasi wilayah, sehingga nantinya dapat berjalan lancar,” imbuhnya.

Pengelola SPPG Manggung, Eko Mujiono, menjelaskan layanan dari unitnya ditargetkan dapat melayani sekitar 2.500 penerima manfaat dari 18 sekolah, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

“Bahan baku pangan sebagian besar dipasok oleh UMKM dan petani sekitar, agar program dapat sekaligus memberdayakan ekonomi lokal,” terangnya.

Pemkab Boyolali optimistis sisa target operasional 64 SPPG akan tercapai sesuai rencana pada akhir 2025. (HS-08)

Stok Beras Jawa Tengah Surplus 1,5 Juta Ton, Ahmad Luthfi Ingin Tata Kelola Hasil Panen Diperkuat

Peringati HUT Ke-80, PMI Kebumen Gelar Donor Darah, Luncurkan Ambulans Gratis, dan Bulan Dana untuk Kemanusiaan