in

Zona Merah, Kegiatan Peribadatan Kembali Dipertegas Wajib di Rumah Saja

Ilustrasi corona.

 

HALO SEMARANG – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diberlakukan kembali sejak 22 Juni hingga 5 Juli 2021, segala aktivitas masyarakat yang mengundang kerumunan dibatasi.

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 14 Tahun 2021 memuat 18 poin yang diteken oleh Mendagri Tito Karnavian, Senin (21/6/2021).

Dalam instruksi tersebut disampaikan, salah satunya mengenai ketentuan kegiatan ibadah sesuai dengan aturan dari Kementerian Agama.

Sebelumnya, pada Rabu (16/6/2021) Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 terkait pembatasan kegiatan keagamaan untuk menekan merebaknya kasus Covid-19.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Mustain menekankan, seluruh kegiatan peribadatan yang berada di wilayah zona merah dan oranye dapat dilakukan di rumah.

“Di daerah yang merah dan oranye tidak perlu beribadah di rumah ibadah, tetapi bisa dilakukan di rumah masing-masing,” kata Mustain saat dihubungi halosemarang.id, Minggu (27/6/2021).

Ia menuturkan, pihaknya bersama Satgas Penanganan Covid-19 massif mensosialisasikan adanya aturan tersebut, sebelum kemudian dipertebal dengan instruksi Mendagri.

“Dalam hal ini kita (Kemenag) bersama-sama dengan Satgas Covid-19 dan Pemda, terus mensosialisasikan untuk mengajak masyarakat bisa lebih taat,” tuturnya.

“Penyuluh kita juga ada di lapangan, saat di luar PPKM Mikro kita sosialisasi Surat Edaran Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2021 terkait ibadah di masa pandemi Covid-19,” imbuh Mustain.

Kembali ditegaskan Mustain, agar umat beragama di Indonesia terutama Jawa Tengah mentaati aturan mengoptimalkan ibadah di rumah masing-masing. Bersama itu, ia berharap masyarakat meningkatkan kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Di luar PPKM yang harus kita taati, maka pelaksanaan ibadah baik Buddha, Hindu, Konghucu, Katolik, Kristen, Islam berpedoman pada SE Nomor 13 Tahun 2021 dilakukan di rumah saja,” pungkasnya.(HS)

Share This

Sambil Gowes, Pakde Bas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Masyarakat

Vaksinasi Masyarakat Umum di Kota Semarang Dikebut