Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Zeus Karaoke Tutup, Pihak Hotel Tutup Peluang Perpanjangan Kontrak

Zeus Karaoke yang ada di lantai 2 Hotel Grand EDGE Jalan Sultan Agung Semarang.

 

HALO SEMARANG – Zeus Karaoke yang ada di lantai 2 Hotel Grand EDGE Jalan Sultan Agung Semarang akhirnya tutup setelah mendapatkan surat teguran dari Pemkot Semarang.

Untuk memastikan Zeus Karaoke tidak membuka lagi secara diam-diam, Pemkot Semarang melakukan monitoring melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Satpol PP dan Bependa.

“Setelah Zeus tutup, untuk memastikan tidak buka secara diam-diam, kami instruksikan Satpol PP, Disbudpar dan Bapenda untuk melakukan monitoring setiap hari,” tandas Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, menanggapi ditutupnya Zeus Karaoke, Rizky Agung Widodo, Marcom Kekancan Mukti selaku perusahaan pemilik hotel Grand EDGE mengatakan, pihaknya mengambil tindakan tegas dengan tidak memperpanjang kontrak dengan Zeus Karaoke.

“Karena penutupan Zeus terkait dengan regulasi atau penindakan dari Pemkot Semarang serta terjadinya pelanggaran kegiatan prostitusi, maka kami akan melakukan penghentian kontrak,” ujar Rizky.

Rizky menjelaskan, secara klausul kontrak, Zeus telah melakukan berbagai pelanggaran yang berimbas terhadap nama baik hotel Grand EDGE.

“Kalau buka dengan nama baru tidak bisa. Karena dalam klausul kontrak, nama usaha, CV-nya dan personal yang tanda tangan tidak bisa dipisahkan,” terangnya.

Lebih lanjut Rizky menegaskan, bahwa Zeus tidak bisa melanjutkan kerja sama dengan pihak hotel meski menggunakan nama baru dan CV atau PT baru. Hal ini terkait dengan adanya pelanggaran berulang kali terhadap klausul kontrak dan peraturan perundang-undangan.

Terpisah, Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto juga menegaskan, penegakkan Perda ada di tangan Satpol PP. Untuk itu pihaknya meminta kepada Disbudpar untuk menerbitkan teguran ketiga untuk selanjutnya dilakukan penyegelan secara resmi.

“Meski Zeus Karaoke telah menutup sendiri, tapi penegakkan Perda harus tetap dilaksanakan dengan melakukan penyegelan. Untuk itu kami meminta Disbudpar untuk menerbitkan teguran ketiga,” tandas Fajar.
Lebih lanjut Fajar mengatakan, pihaknya akan menugaskan anggotanya untuk melakukan monitoring setiap hari di lokasi.

“Kami akan tugaskan anggota untuk melakukan pengawasan dan semalam sudah dimulai, Zeus sudah tutup sejak 14 Januari 2020,” tandasnya.

Dari pantauan di lokasi, nama Zeus Karaoke sudah dilepas, baik yang menempel di dinding maupun tulisan yang menyala di luar gedung. Hanya stiker yang menempel pintu masuk ruang karaoke tersebut.

Beberapa karyawan hotel yang ditemui juga membenarkan kalau Zeus Karaoke sudah tutup sejak 14 Januari 2020.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang