Zakat 2,5 persen dari PNS Rembang Dioptimalkan

Acara Partisipasi dan Optimalisasi Baznas Kabupaten Rembang dalam mengentaskan kemiskinan, di aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Rabu (21/10/2020) (Foto : rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), akan mendorong pengumpulan zakat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Rembang, yaitu 2,5 persen dari penghasilan mereka.

Selama ini besaran zakat yang diberikan oleh PNS dari kabupaten tersebut adalah sukarela. Demi optimalisasi penerimaan, pemberian  zakat oleh PNS tersebut perlu menjadi 2,5 persen. Selain itu perlu pembentukan Unit Pengumpul Zakat tingkat desa.

Hal itu disampaikan KH Ahmad Darodji, dalam acara Partisipasi dan Optimalisasi Baznas Kabupaten Rembang, dalam mengentaskan kemiskinan di aula lantai empat Kantor Bupati Rembang, Rabu (21/10) seperti dirilis rembangkab.go.id.

Ahmad Darodji mengatakan untuk tingkat Jawa Tengah Gubernur, membuat kebijakan setiap PNS muslim provinsi wajib berzakat 2,5 persen. Hal itu dipotong melalui gaji masing-masing. Zakat tersebut kemudian dikumpulkan melalui masing-masing OPD.

Namun demikian, zakat yang disetor kepada Baznas Jateng, hanya 30 persen dari dari total yang berhasil terkumpul di setiap OPD. Adapun yang 70 persen, dapat digunakan oleh masing-masing OPD, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau di Jateng zakat di potong semua oleh tim pengumpul zakat masing – masing OPD. Semua PNS potongannya 2,5 persen dari gaji. Setelah semuanya terkumpul, 30 persen setor Baznas, yang 70 persen digunakan OPD masing-masing untuk membantu warga miskin yang tidak bisa teranggarkan,” jelasnya.

Sementara itu Pjs Bupati Rembang Imam Maskur mengatakan pada November awal akan mendorong penerapan kebijakan pungutan zakat PNS 2,5 persen dari pendapatan.

“Saya minta kepada bapak para kepala OPD agar mendorong jajaran di bawahnya untuk melaksanakan perintah Allah. Agar, semuanya mau berzakat 2,5 persen. ”

Dalam kesempatan itu, Baznas juga memberikan bantuan bedah rumah kepada sejumlah warga, bantuan kaki palsu, dan penyerahan nomor pokok wajib zakat kepada sejumlah Dirut BUMD yang ada di Rembang. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.