in

Yoyok Sukawi Minta Kemenkumham Abaikan Pengajuan Kepengurusan Demokrat versi KLB di Deli Serdang

Anggota DPR RI, Yoyok Sukawi. (foto : Dok)

 

HALO SEMARANG – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, AS. Sukawijaya meminta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), mengabaikan pendaftaran kepengurusan kubu Partai Demokrat, yang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada 5 Maret lalu. Dia menyebut kongres itu sebagai abal-abal.

Sebagaimana telah diketahui bersama, kubu Partai Demokrat yang dipimpin Kepala Staf Presiden, Moeldoko telah mendaftarkan hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham, Senin (15/2) kemarin.

Menurut anggota DPR yang kerap disapa Yoyok Sukawi ini, Kemenkumham seharusnya tegas dan mengabaikan permohonan pendaftaran kepengurusan, karena tidak ada payung hukum yang mengikat.

“Sudah seharusnya rekan-rekan Kemenkumham tegas. Tegas dalam arti mengabaikan permohonan pengesahan kepengurusan dari kubu Partai Demokrat yang melaksanakan KLB tidak sebagaimana mestinya,” kata Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu (17/3).

Yoyok Sukawi kemudian juga menjelaskan bahwa di dalam undang-undang, juga telah dijelaskan bahwa setiap anggota partai yang telah diberhentikan, tidak dapat untuk membentuk suatu kepengurusan baru dengan identitas partai yang sama.

“Di UU (red-Undang-undang) jelas. Sudah dijelaskan oleh sahabat saya Pak Didik Mukrianto di twitter bahwa di pasal 26 ayat 1 UU 2 Tahun 2008 yang saat ini telah diubah dengan UU No 2 tahun 2011 bahwa setiap anggota parpol yang dipecat tidak bisa membentuk kepengurusan baru dari partai politik yang sama. Mereka yang di KLB Deli Serdang sudah dipecat,” tandas Yoyok Sukawi.

Anggota Komisi X DPR RI ini, juga yakin bahwa Kemenkumham akan bijak dalam menyikapi persoalan yang tengah menimpa partainya karena segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Partai Demokrat yang sah, yakin bahwa Kemenkumham akan bijak menyikapi masalah ini,” kata Yoyok Sukawi. (HS-08)

Share This

Kebakaran di Toko Plastik, Pemilik Toko Ditemukan Meninggal Terkunci di Dalam Kamar

BPBD: Kebakaran Toko Plastik di Pringgading Satu Korban Dipastikan Meninggal