in

Wujud Rasa Syukur, Lapas Terbuka Kendal Gelar Tasyakuran Bersama Warga Binaan

Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy usai tasyakuran di halaman Lapas Terbuka Kendal, Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Sabtu malam (14/8/2021).

 

HALO KENDAL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kabupaten Kendal menggelar acara tasyakuran di halaman Lapas Terbuka Kendal, Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Sabtu malam (14/8/2021).

Kegiatan diikuti 18 warga binaan serta petugas lapas.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Rusdedy menjelaskan, tasyakuran digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dan ungkapan rasa syukur seluruh petugas dan Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal terbebas dari Covid-19.

“Secara sederhana dan dalam suasana kebersamaan, kami menggelar tasyakuran. Baik petugas maupun warga binaan semua membaur bersama tanpa ada sekat di antara kita,” jelas Kalapas.

Rusdedy mengatakan, tasyakuran digelar dalam rangka pencapaian yang maksimal dalam berbagai usaha yang dikelola oleh Lapas Terbuka Kendal.

“Ini juga sebagai rasa syukur karena usaha yang kami bentuk, baik di bidang perkebunan maupun peternakan berjalan dengan baik. Sehingga bisa mencapai maksimal pendapatannya,” ujar Rusdedy.

Untuk itu, dirinya berharap ada peningkatkan pendapatan di berbagai bidang. Sehingga bisa memberikan upah yang layak kepada warga binaan, juga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Rusdedy mengaku, saat ini warga binaan Lapas Terbuka Kendal yang bekerja di bidang tambak udang yang kerjasama dengan pihak ketiga, sudah mendapatkan upah.

“Warga binaan yang bekerja di tambak udang panami sudah mendapat upah rata-rata sebesar Rp 1,5 juta per bulan,” ungkapnya.

Hal ini menurutnya, di samping sebagai insentif karya warga binaan, juga sebagai dana penunjang pembinaan warga binaan.

“Konsep idealnya, pemberian pelatihan dan diperkerjakan yang dikombinasi dengan program asimilasi sekaligus memberikan pekerjaan yang layak bagi warga binaan,” paparnya.

Salah seorang warga binaan Saifudin alias Yunkrek (27) yang bekerja di tambak udang panami mengaku, dirinya yang sudah mendapatkan manfaat berupa pelatihan mengolah udang.

Selain itu, selama kurang lebih satu tahun berada di Lapas Terbuka, dirinya sekarang sudah mendapatkan upah selama ikut mengolah tambak udang.

Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan ilmu dalam budi daya udang panami. Selain itu saya juga mendapat upah yang bisa saya kirim buat keluarga di rumah,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan santap malam bersama Kalapas dengan petugas dan warga binaan Lapas Terbuka Kendal.(HS)

Share This

Lumpuh Dan Hidup Sebatang Kara, Poniman Diungsikan ke Panti Sosial Provinsi Jawa Tengah

Wujudkan Cinta Tanah Air, Forkopimcam Cepu Kerja Bakti di TMP Nusa Bhakti