in

Wisata ke Girpasang dan Rowo Jombor, Pemkab Klaten dan DAMRI Sediakan Bus

Bus DAMRI khusus wisata di Klaten, yang melayani rute ke Kampung Wisata Girpasang dan Rowo Jombor. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemkab Klaten bersama Perum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI), resmi meluncurkan bus khusus wisata, yang melayani rute ke Kampung Wisata Girpasang dan Rowo Jombor. Keberadaan armada khusus tersebut diharapkan meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Klaten.

Bus wisata ini menggunakan kendaraan jenis van Mercedes-Benz Sprinter, dengan 10 tempat duduk penumpang, yang bisa digeser dan dilengkapi leg rest dan foot rest, sehingga menunjang kenyamanan penumpang. Selain itu juga jenis mini-van Toyota HiAce, dengan 14 kursi penumpang yang relatif lega.

General Manager DAMRI Cabang Yogyakarta, Boy Aryadi mengatakan selama uji coba trayek, pihaknya mematok tarif Rp 30.000 untuk rute Terminal Ir Soekarno-Bandara YIA dan Terminal Ir Soekarno-Kampung Girpasang. Sementara untuk rute Terminal Ir Soekarno-Rowo Jombor Rp 15.000 untuk sekali perjalanan.

“Untuk sementara dilakukan uji coba selama dua pekan, pemberangkatan pagi dari Terminal Ir Soekarno setiap harinya,” kata dia, Selasa (29/3/2022), seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Menurutnya keterlibatan DAMRI sebagai penyedia jasa transportasi wisata ini, tidak terlepas dari peningkatan pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Menurutnya Klaten memiliki potensi wisata yang bisa lebih dikembangkan.

“Karena kaitannya peningkatan pariwisata sebagai penggerak ekonomi, kami ingin masuk disana, menstimulasi di sana, baik Rowo Jombor maupun Girpasang. Roda ekonomi masyarakat ikut tergerak. Salah satu penggerak yang harus ada adalah transportasi, kami menyediakan itu,” ungkapnya.

Kepala Dishub Klaten, Supriyono mengatakan hadirnya bus wisata tersebut, merupakan kerja sama DAMRI dan Pemkab Klaten, dalam rangka meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata unggulan di Klaten.

Dengan beroperasinya moda transportasi khusus itu, diharapkan akses wisatawan ke Klaten semakin mudah dan semakin banyak yang berwisata ke Klaten.

“Uji coba dilakukan di dua destinasi unggulan, Rowo Jombor dan Girpasang. Ke depan, jumlah destinasi wisata yang dijangkau bus wisata akan ditambah secara bertahap,” kata dia. (HS-08)

Menparekraf Berharap Dafam Hotel Management Mampu Jadi Pionir Pembangunan Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 

Gedung eks Puskesmas Gemuh II di Desa Gebang akan Digunakan untuk PAUD