in

Wisata Jadul Pasar Ndoro Bei Demak Kembali Hadir

Pasar Ndoro Bei Demak di halaman Notobratan. (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Wisata jadul Pasar Ndoro Bei kembali digelar di Pendopo Notobratan Kadilangu.

Wisata jadul ini digelar untuk kali kedua,  dan tetap mendapat respons positif dari masyarakat.

Antusiasme itu terlihat dari para pengunjung yang memenuhi lokasi, yakni di halaman Notobratan.

Selain menawarkan aneka ragam makanan zaman dulu, di Pasar tersebut juga menggunakan uang kepeng sebagai alat tukar.

Panitia menyediakan replika koin pecahan satu kepeng dari kayu. Pengunjung bisa menukarkannya untuk satu kepengnya Rp 5.000.

Ketua Sanggar Tari Padma Baswara, Ika Febriani Laksana Ningtyas, di sela-sela kegiatan, menyampaikan ada 17 pedagang yang ikut mengisi kegiatan Pasar Ndoro Bei kali ini.

Dia menyebutkan pada Pasar Ndoro Bei kali ini, pedagangnya lebih banyak dan makanan yang dijual lebih beraneka ragam.

“Diantaranya kolang Kaling kluwung, kue cubit, dan tempe Inyong,” kata Ika, Minggu (24/9/23), seperti dirilis demakkab.go.id.

Ia berharap ke depan Pasar Ndoro Bei bisa terselenggara sebulan sekali. Menurutnya animo masyarakat sangat tinggi untuk berkunjung di event tersebut.

“Karena animo masyarakat sangat tinggi, ke depan saya berharap pasar Ndoro Bei bisa dilaksanakan setiap selapan, sebulan sekali. mungkin Sabtu Wage, Sabtu Pon seperti itu”, ujarnya.

“Bulan kemarin masyarakat banyak yang datang telat atau kecelik. Kita buka sampai jam 12.00 ternyata setelah dhuhur masih banyak yang datang,” kata dia. (HS-08)

Hanya Sebagian Daerah di Jateng Dapat Bagi Hasil Cukai Tembakau, Demak Salah Satunya

Meriahkan Pasar Ndoro Bei, Tari Sinok dan Tari Grebeg Besar Ditampilkan