Webinar Beez Learn: Strategi Mengelola Bisnis Di Tengah Pandemi Covid-19

Foto ilustrasi.

 

HALO SEMARANG – Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro angkatan 2017 menyelenggarakan webinar bisnis dengan empat pembicara, yaitu Ahmed Tessario, Laibun Sobri, Aditya M Noverdi, dan Handika Subarkah.

Kegiatan bertema “Run Your Own Business” ini diikuti oleh kurang lebih 228 peserta, yang terdiri dari dua web series yakni pada Sabtu (16/5/2020) dan Senin (18/5/2020).

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga luar Pulau Jawa, yang terhubung melalui sambungan online.

Latar belakang peserta terdiri dari wirausahawan serta mahasiswa. Acara ini berlangsung selama 2,5 jam melalui Google Meets.

Webinar dibuka oleh Septiani Cahyaning Tyas selaku moderator. Tyas mengungkapkan, bahwa webinar kali ini sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis bahkan mahasiswa sekalipun.

“Pada masa pandemi Covid-19 saat ini tentunya kita harus dapat mengelola bisnis dengan baik dan mampu mengatasi krisis yang terjadi. Tujuannya agar kita bisa menjalankan bisnis dengan semestinya. Pembahasan ini tidak hanya berlaku untuk pelaku bisnis saja, akan tetapi bagi mahasiswa ataupun orang yang ingin memulai bisnis juga dapat memperoleh ilmu dengan mengikuti webinar ini,” katanya.

Pembicara pada web series pertama adalah Ahmed Tessario, selaku CEO Satu Atap Coworkshare dan Laibun Sobri selaku Communication Expert in FMCG & Tech Company.

Ahmed Tessario memaparkan apa saja yang harus dilakukan oleh pelaku bisnis pada masa pandemi ini dan menegaskan bahwa pelaku bisnis diharapkan dapat menerapkan “Pivot Bisnis”.

“Pivot Bisnis merupakan pengembangan bisnis atau bahkan mengubah model bisnis itu sendiri. Jika bisnis yang saat ini dijalankan tidak memungkinan untuk bertahan, maka dapat diubah menjadi bisnis yang lain,” katanya.

Sebagai pelaku bisnis harus memastikan bahwa value produk dapat menjadi solusi bagi masalah customer.

“Pada masa seperti ini, pelaku usaha harus bisa memanfatkan platform online, yaitu sosial media dan website, atau sering disebut sebagai Digital Marketing. Satu Atap juga memiliki program “100 Website Untuk UMKM” yang dapat membantu UMKM pada masa pandemi ini,” tegasnya.

Sedangkan Laibun Sobri memaparkan dari sisi perusahaan atau pengusaha sebagai brand. Sobri menjelaskan, bahwa dari segi brand pengusaha dapat menggunakan teori ECA (Empaty, Credibility, Aunthenticity).

“Teori ini nantinya diharapkan dapat membuat masyarakat mau membeli produk dan mendukung program-program yang dibuat, sehingga brand yang kita miliki tetap eksis atau berputar bisnisnya,” kata dia.

Selain itu, Sobri memaparkan tentang pentingnya kolaborasi antarpengusaha dan pemangku kepentingan untuk dapat menghadirkan suasana tenang dan aman di masa krisis seperti ini. Tentunha dengan mengesampingkan persaingan bisnis terlebih dahulu.

Untuk webseries kedua (18/5/2020) pembicara pertamanya adalah Handika Subarkah, selaku General Manager Billionare Coach. Pengusaha yang memiliki basic di dunia broadcasting ini memaparkan lebih banyak mengenai digital marketing.

Handika menjelaskan, bahwa pemasaran secara digital merupakan langkah yang paling tepat agar bisnis tetap berjalan di masa seperti ini.

“Sebagai pelaku bisnis kita harus bisa memanfaatkan apa yang sedang dibutuhkan oleh costumer sekarang. Kita harus memastikan bahwa produk kita dapat menjadi jawaban atas masalah mereka,” katanya.

Pembicara kedua adalah Aditya M Noverdi selaku Public Relations Lead Shopee Indonesia. Aditya memaparkan beberapa ide atau program Shopee yang dapat dijadikan sebagai contoh bagi pelaku bisnis. Aditya juga memaparkan bahwa sebagai pelaku bisnis, ketika akan melakukan promosi harus pada waktu yang tepat.

“Kita harus melihat kebutuhan dan trend yang sedang diikuti oleh costumer,” paparnya.

Webinar ini memiliki antusiasme yang tinggi dari peserta, karena bukan hanya pemaparan materi oleh pembicara saja akan tetapi peserta juga aktif mengajukan pertanyaan.

Webinar ini dapat membantu pelaku bisnis dalam menangani krisis pada masa pandemi Covid-19 dengan beberapa materi yang diberikan oleh pembicara.

Beezlearn akan mendonasikan 100% uang pendaftaran untuk masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan di masa pandemi ini. (HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.