in

Waspadai Ancaman Longsor

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi saat mengecek lokasi pembangunan pompa penanganan banjir di muara Sungai Tenggang, Kota Semarang.

SEMARANG – Selain persoalan banjir, warga Kota Semarang diminta untuk waspada terhadap ancaman bencana seperti angin kencang dan tanah longsor. Hal itu disampaikan Supriyadi, Ketua DPRD Kota Semarang saat melakukan tinjauan banjir di beberapa lokasi, Rabu (5/12).

“Kewaspadaan terhadap potensi bencana penting, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah yang rawan bencana. Kerna curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan bencana seperti banjir, angin puting beliung dan longsor. Masyarakat yang tinggal di sekitar perbukitan kami harapkan untuk mewaspadai ancaman longsor ini,” katanya.

Hujan deras disertai angin lebat yang terjadi Senin (3/12/2018), memang mengakibatkan banjir hampir di seluruh wilayah Kota Semarang. Selain banjir, hujan juga menyebabkan tanah longsor di empat lokasi.

Kasus tanah longsor terjadi di Kelurahan Jomblang RT 2 RW 9, Jalan Rorojongrang, dan dua titik di Kelurahan Srondol Kulon.
Seketaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono mengatakan, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menimbulkan kerugian materiil saja.

“Ada talut yang ambrol. Kami sudah melakukan penanganan pada daerah terjadinya tanah longsor dengan membersihkan tanah yang longsor kemudian menutup terpal dan bantuan logistik,” katanya, Selasa (4/12/2018).

Dia mengungkapkan, talut yang ambrol dari kejadian tersebut terdapat di dua lokasi yaitu di Jalan Rorojongrang dan di Srondol. Talut menimpa rumah warga sehingga mengalami kerusakan. Beruntung ambrolnya talut hanya mengenai bagian belakang rumah.

“Korban jiwa memang nihil, tapi kerugian lebih pada material talut yang ambrol. Ini Lurah setempat sudah kami minta buat laporan untuk disampaikan ke Wali kota,” terangnya.
Terkait banjir, katanya, saat ini masih menggenangi sejumlah titik di Kota Semarang. Di antaranya Jalan Raya Kaligawe dan Muktiharjo Kidul dengan ketinggian air bervariasi. Selain itu juga beberapa Kelurahan di Kecamatan Genuk.

“Tidak hanya longsor, bantuan untuk korban banjir juga kami distribusikan di antaranya selimut, karung pasir, dan logistik lainnya,” ucapnya.(HS)

NH Dini Merupakan Ibu Kandung Sutradara Minions

Penertiban PKL Kokrosono Rusuh