in

Waspada !…. Pembobolan Akun Whatsapp, Jangan Beri Otentifikasi Pada Orang Lain

Sumber Ilustrasi : Freepik

 

HALO SEMARANG – Para pengguna Whatsapp nampakya harus meningkatkan kewaspadaan, karena dalam beberapa hari terakhir, terjadi serangan siber yang menyasar akun-akun pengguna media percakapan tersebut.

Peringatan itu antara lain disampaikan oleh situs yang memuat informasi tentang keamanan siber, lifehacker.com, beberapa waktu lalu. Pesan ini juga telah di-retwitt ulang oleh Mikko Hypponen, seorang pakar keamanan global dan telah bekerja di F-Secure sejak 1991.

“Serangan sederhana namun patut diperhatikan sedang merambah layanan obrolan populer WhatsApp,” demikian disampaikan oleh situs tersebut.

Upaya pembobolan tersebut ternyata tak terlalu sulit dilakukan. Pelaku akan mencoba mendaftarkan nomor whatsapp sasaran, ke Whatsapp bisnisnya.

Tentu setelah proses awal itu dilakukan, pemilik akun yang sesungguhnya akan menerima pesan kode enam digit. Selanjutnya, pembobol akan melakukan sosial enginering, seperti misalnya dengan mengirimkan pesan berbunyi “Ups, tidak bermaksud mengirimkannya kepada Anda, dapatkah Anda memberi tahu saya apa kode enam digit itu?”

Bagi orang yang tidak hati-hati, lengah, dan tidak cermat, ada kemungkinan akan memenuhi permintaan pelaku tersebut.

Tetapi apabila ini dilakukan, maka akun whatsapp miliknya akan segera berpindah tangan ke pelaku. Sejak itu, pelaku bisa menggunakannya untuk beragam keperluan, termasuk mendapatkan nomor kontak yang terkait dengan Whatsapp korban.

Agar tidak menjadi korban, tentu saja dengan tidak pernah memberikan kode otentifikasi pada orang lain. Setiap orang yang akan memulai menggunakan Whatsapp, dapat meminta kode otentifikasi tersebut pada pihak Whatsapp. Dengan demikian dia tidak membutuhkan orang lain untuk membantunya.

“Jadi, sedikit akal sehat, dapat mencegah banyak rasa sakit yang satu ini,” demikian disampaikan situs keamanan siber tersebut.

Serangan seperti ini, juga merupakan pengingat yang bagus, bahwa pengguna Whatsapp harus menggunakan verifikasi dua langkah.

Untuk melakukannya, adalah melalui Pengaturan> Akun> Verifikasi Dua Langkah. Pengguna kemudian diminta memasukkan PIN, yang hanya diketahuinya.

Dengan cara itu, ketika pengguna atau orang lain mencoba mengaitkan perangkat baru dengan nomor telepon pengguna Whatsapp, harus mengisikan pin tersebut.

Jika pengguna whatsapp lupa akan PIN yang dimiliki, WhatsApp dapat mengirimkannya melalui email. Tentu saja, di email tersebut, whatsapp juga akan mengingatkan agar tidak membagikan email itu pada siapa pun. (HS-08)

Share This

Rekomendasi Tempat Ngopi Nyaman di Semarang

Delapan Raperda Karanganyar 2020 Ditetapkan