Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Warna Pelangi Mulai Pudar, Kampung Pelangi akan Dicat Ulang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat mengunjungi Kampung Pelangi belum lama ini.

 

HALO SEMARANG – Berupaya untuk terus menjadikan Kampung Pelangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Pemkot Semarang dalam waktu dekat berencana melakukan peremajaan kampung dengan daya tarik cat warna warni tersebut.

Upaya peremajaan Kampung Pelangi sendiri akan difokuskan pada pengecatan ulang tampilan muka rumah pada area permukiman pada di Kelurahan Randusari, Kota Semarang tersebut. Pengecatan ulang dirasa penting untuk dilakukan, mengingat pasca pengecatan pada tahun 2017, Kampung Pelangi saat ini sudah mulai terlihat pudar.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pengecatan ulang Kampung Pelangi merupakan upaya Pemerintah Kota Semarang untuk mengembalikan lagi kecerahan warna warni, di mana itu yang menjadi daya tarik utama wisatawan untuk berkunjung.

“Pengecatan ulang Kampung Pelangi kami lakukan guna mengembalikan kecerahan warna yang ada di Kampung Pelangi. Ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke sana. Upaya ini dirasa penting karena Kampung Pelangi telah terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian di wilayah sekitarnya,” tegas Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, Kamis (3/10/2019).

Di sisi lain, Ali selaku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mengungkapkan, jika rencana pengecatan ulang Kampung Pelangi dijadwalkan akan dikerjakan pada pertengahan Oktober tahun ini.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan pengecatan ulang tersebut. Rencananya pada akhir Oktober nanti akan digelar agenda ‘Festival Kampung Pelangi’, sehingga harapannya ada upaya yang berkesinambungan untuk terus menjaga Kampung Pelangi sebagai salah satu destinasi wisata utama di Kota Semarang,” tambahnya.

Secara detail dalam melakukan pengecatan ulang, Disperkim Kota Semarang akan menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Selain pihak swasta pihaknya juga akan menggandeng Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang, serta melibatkan masyarakat setempat.

“Secara teknis dari 250 pile yang dibutuhkan, melalui program CSR saat ini telah terkumpul cat sebanyak 100 pile. Kami perkirakan jumlahnya akan bertambah. Selain itu, rencananya dalam upaya peremajaan wajah Kampung Pelangi kali ini akan dihiasi dengan berbagai mural yang berbeda di setiap gangnya, serta penambahan spot foto yang disediakan bagi para pengunjung,” katanya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang