Warga Yang Belum Masuk Daftar Pemilih Sementara Pilkada Kendal, Diharap Aktif Beri Masukan

Rapat Pleno Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP) Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020 di kantor Kelurahan Bandengan, Senin (31/8/2020) malam.

 

HALO KENDAL – Panitia Pemilihan Suara (PPS) Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal menggelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP) Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020 di kantor Kelurahan Bandengan, Senin (31/8/2020) malam.

Selain tiga anggota PPS, rapat pleno yang dimulai pukul 19.30 tersebut, dihadiri oleh perwakilan partai politik, kesekretariatan PPS, Lurah, petugas pengawas lapangan (PPL), petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP), juga anggota panwas kecamatan dan kelurahan.

Ketua PPS Kelurahan Bandengan, Susilowati mengatakan, rapat pleno ini bertujuan untuk merekap hasil pekerjaan dari PPDP dan PPS dalam coklit daftar pemilih di wilayah Kelurahan Bandengan.

“Rekapitulasi DPHP yang diplenokan adalah merupakan hasil kerja keras Petugas Pemutahiran Daftar Pemilih yang didampingi Petugas PPS saat pencoklitan berlangsung,” jelasnya.

Dirinya juga meminta kepada semua pihak dapat berperan aktif untuk memberitahu petugas, jika memang belum masuk di DPHP.

Menurutnya, dengan ditetapkannya Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil pemutakhiran, seluruh masyarakat dan tim penghubung pasangan calon dapat melihat dan memberikan masukan, tanggapan, dan koreksi setelah diumumkan melalui kantor desa atau kelurahan, serta tempat strategis lainnya.

Hal ini dilakukan demi menghasilkan Daftar Pemilih Tetap yang akurat dan terpercaya, sehingga pada saat pemungutan suara nanti tidak ada lagi permasalahan terkait dengan pemilih yang belum terdaftar.

“Misal warga yang baru menikah dan belum memiliki Kartu Keluarga (KK) agar segera untuk mengurus keterangan pindah penduduk dan kartu keluarga baru. Agar dapat mengikuti pemilihan dan supaya datanya tidak dobel,” terangnya.

Hasil rapat pleno PPS Kelurahan Bandengan yang dilaporkan secara tertulis, yakni melakukan rekapitulasi DPHP dengan jumlah pemilih baru 53 pemilih, dengan rincian 28 pemilih laki-laki, dan 25 pemilih perempuan.

Selanjutnya menurut Susi, salinan berita acara dan lampiran rekapitulasi DPHP akan disampaikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU Kabupaten/Kota melalui PPK, Panwaslu Kelurahan/Desa dan Perwakilan Partai Politik.

“Kami berharap peran serta masyarakat, untuk ikut andil dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada Kendal 2020 agar berjalan baik dan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Panwas Kelurahan Bandengan, Endro mengatakan, rapat pleno PPS Kelurahan Bandengan bertujuan untuk melakukan koreksi dan rekapitulasi hasil pencoklitan.

“Di samping itu, kami memperhatikan hasil pencoklitan di Kelurahan Bandengan terkait data yang tidak memenuhi syarat dan ganda. Semakin valid data pemilih, maka semakin baik hasil yang akan dicapai nantinya,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, dalam tahapan penentuan semua ikut mengawal sampai selesai dan yang terpenting hak pemilih tidak ada yang dikurangi.

“Kita semangati demi tahapan demokrasi negara kita. Juga Pilkada Kendal bisa berjalan dengan lancar dan parpol memilih calonnya yang bisa menjadi pemimpin rakyat yang amanah, sehingga pemerintahan berjalan lancar dan masyarakatnya sejahtera,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.