in

Warga Tak Punya Identitas Tetap Bisa Divaksin

Ilustrasi foto dok/Tribratanews.polri.go.id.

 

HALO SEMARANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadescapil) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan perekaman data bagi warga rentan yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) yang ingin divaksinasi.

Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Adminduk dan Pemanfaatan Data Dispermadesdukcapil Jateng, Nur Kholis mengatakan, pengajuan permohonan perekaman identitas dapat dilakukan oleh warga rentan untuk dilakukan secara jemput bola.

Ia mengkategorikan yang termasuk warga rentan, yaitu lanjut usia (lansia), orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), serta disabilitas, termasuk bagian warga di panti-panti.

“Program ini sudah berjalan sejak 2016 lalu. Sasarannya lansia, ODGJ, dan disabilitas, juga berlaku untuk yang di rumah maupun di panti,” ujar Nur Kholis kepada halosemarang.id, Selasa (10/8/2021).

Dijelaskan, untuk memastikan yang bersangkutan telah direkam. Dapat melayangkan surat kepada Dispendukcapil setempat terlebih dulu.

Jika ditemukan pernah melakukan perekaman, dokumen identitas diri akan diproses lalu dicetak. Apabila belum, akan dilakukan perekaman data.

“Kalau ODGJ yang ada di panti, sudah ada yang mengurus untuk melakukan perekaman data. Beda cerita dengan yang di jalan-jalan,” jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat terkait proses perekaman identitas bagi ODGJ atau orang terlantar yang ditemukan di jalan pasca penertiban oleh aparat.

“Kami identifikasi lewat sidik jari. Jika belum pernah melakukan perekaman data, langsung kami rekam di situ juga,” tuturnya.

Perihal syarat vaksinasi yang memerlukan identitas, pihaknya akan membantu melakukan perekaman langsung di tempat sentra vaksinasi untuk dibuatkan NIK dan divaksin saat itu juga.

“Hanya jika tidak memiliki identitas tapi ingin vaksinasi, sebelumnya harus melayangkan surat ke Disdukcapil setempat terlebih dahulu,” tutupnya.(HS)

Share This

Mal Di Semarang Mulai Beroperasi Kembali, Namun Ada Syaratnya

Mahasiswa KKN Undip Beri Sosialisasi Literasi Digital dan Penggunaan Ponsel Pintar