in

Warga Minta Proses Pembangunan TPA Darupono Selesai Tepat Waktu

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) modern, yang ada di Desa Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan.

 

HALO SEMARANG – Warga sekitar TPA Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan berharap pembangunan TPA Darupono, Kaliwungu Selatan bisa selesai secepatnya.

Salah satu warga yang tinggal di dekat TPA Darupono lama, Sarwono berharap, TPA Darupono Baru segera selesai dan segera dapat difungsikan.

“Sehingga warga sekitar TPA lama bisa kembali menghirup udara segar, dan terhindar dari segala polusi yang selama timbul dari timbunan sampah di TPA lama. Di samping itu, kami berharap masalah sampah yang ada di Kabupaten Kendal segera bisa teratasi,” ungkapnya, Minggu (29/11/2020).

Pemerintah Kabupaten Kendal memang berusaha menyelesaikan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Hal ini untuk menjawab keluhan masyarakat, yang menuntut adanya pembangunan TPA baru, akibat kapasitas TPA Darupono lama yang lokasinya dekat dengan permukiman warga, kapasitasnya sudah penuh.

Sehingga memunculkan beberapa persoalan di masyarakat sekitar.
Pembangunan TPA Darupono baru yang dimulai sejak bulan Maret 2020 tersebut, diperkirakan akan selesai pada Desember 2020.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Wahjuono Irwanto menjelaskan, pembangunan dimulai sejak awal Maret 2020 dengan menggunakan anggaran tahun 2020 dari Kementerian PUPR.

“Pembangunan dilaksanakan sejak Maret 2020 melalui anggaran dari Kementerian PUPR dengan nilai Rp 20,79 miliar, berada di lahan seluas sekitar 5,5 hektare,” terangnya, Sabtu (28/11/2020).

Wahjuono mengungkapkan, pembangunan TPA ini sudah difasilitasi dengan alat modern.

Yaitu, TPA dibangun dengan menggunakan sanitary landfill, dan pengelolaan secara modern.

“Yang dulunya sebagai tempat pembuangan akhir, sekarang menjadi tempat pemrosesan akhir. Karena ada pemilahan sampah organik dan non-organik yang kemudian akan didaur ulang,” jelasnya.

TPA Darupono lama memang lokasinya berdekatan dengan permukiman warga, tepatnya di pinggir Jalan Kaliwungu-Boja. Luasnya pun kurang dari 2 hektare dan kini kapasitasnya hampir penuh.

Adapun TPA Darupono baru yang jauh dari permukiman warga, terdiri dari bangunan perkantoran, tempat timbangan sampah, blok sel, tempat pembuangan limbah cair, dan tempat pemilahan sampah.

“Maka dari itu, nantinya kami akan bekerja sama dengan penggiat lingkungan dan pihak lain yang memang membidangi terkait dengan sampah organik dan non-organik,” imbuh Wahjuono.

Dia juga mengatakan, pembangunan tempat pemrosesan akhir saat ini sudah hampir rampung dikerjakan.

“Pembangunan ini sudah hampir selesai kurang lebih progresnya sudah mencapai 98%,” ungkapnya.

Dikatakan, setelah TPA rampung dikerjakan pada bulan Desember 2020, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait dengan penggunaanya.

“Karena untuk penyerahan aset dari Kementerian PUPR ke Pemerintah Kabupaten Kendal membuhtukan waktu lama, sehingga kami akan mengusulkan izin operasi pengelolaan untuk mengatasi pembuangan sampah di TPA lama yang sudah penuh,” ungkapnya.

Sedangkan TPA lain yang berada di Cebak Kecamatan Pageruyung, lanjut Wahjuono, kemungkinan masih tetap digunakan untuk pembuangan sampah dari wilayah Weleri, Rowosari, wilayah eks Kawedanan Selokaton.(HS)

Share This

Jan Siap Diadu dengan Siapa Saja

Kembalinya Performa Hazard yang Memikat