in

Warga Blora Berharap Covid-19 dan PPKM Segera Berakhir

Bupati Rembang H Abdul Hafidz. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Sejumlah warga Kabupaten Rembang, berharap wabah Covid-19 bisa segera berakhir, agar pemerintah tak terus menerus menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Akibat Covid-19 dan PPKM, banyak warga sudah kesulitan untuk mencari nafkah dan mencukupi kebutuhan keluarganya.

Pengemudi Bus mini, Puput Hariyanto mengaku sedih ketika mendengar PPKM darurat diperpanjang. Pasalnya kebijakan tersebut cukup berpengaruh terhadap pendapatannya sehari- hari.

“Kami berdoa supaya Rembang bisa normal kembali. Harapannya pasien Covid-19 semakin banyak yang sembuh. Sehingga Rembang bisa turun level 1 syukur- syukur pandeminya berakhir,“ kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Doa untuk kesembuhan pasien, juga dipanjatkan warga Sumberjo, Kecamatan Rembang, Vera Damayani. Dia menuturkan keluarga dan teman dekatnya juga pernah diuji dengan virus Covid-19. Menurutnya doa dan dukungan banyak orang memang dibutuhkan oleh pasien dan keluarga agar kuat dan menang berjuang melawan corona.

“Saya juga wiraswasta, pandemi memang membuat omset usaha turun, namun yang lebih penting adalah kesehatan dan nyawa. Rembang masih di level 4 PPKM darurat, sehingga aturan pembatasan kegiatan masih sangat ketat, untuk itu mari kita semua berdoa setiap hari setiap hari untuk pasien, dan peduli pasien Covid-19, harapannya angka kematian bisa turun dan Rembang bisa turun level,“ ungkapnya.

Vera yang kini aktif sebagai Relawan Covid Ranger itu, menambahkan selain berdoa kepedulian seluruh masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan pembiasaan hidup sehat juga tak kalah penting. Ia yakin atas izin Allah Swt ujian ini akan segera selesai dengan sabar dan selalu tawakal.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM sampai tanggal 9 Agustus 2021, untuk daerah-daerah tertentu. Di Jawa Tengah, Kabupaten Rembang bersama 22 kabupaten/kota lainnya menempati PPKM level 4.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz, menjelaskan Kabupaten Rembang masih menyandang status daerah level 4, dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal itu tercantum melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 27 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz menjelaskan, angka kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi, menjadi salah satu faktor Pemerintah Pusat menilai Kabupaten Rembang masih masuk di level 4.

“Trennya kita kasus Covid-19 menurun, tapi angka kematian kita masih tinggi. Sehingga susah untuk turun ke level 3 dari dari level 4, ini penilaian dari kementerian,“ kata dia.

Karena itu dia berharap semua pihak bahu membahu untuk menurunkan angka positif Covid-19 ini. Beragam upaya bisa dilakukan masyarakat, termasuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan bersedia mengikuti vaksinasi. (HS-08)

Share This

Resmikan Klinik Utama Bhina Migas, Bupati : Rencananya untuk Rumah Sakit

Bupati Upayakan Peserta BLK Dapat Bantuan Alat Usaha