Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Wali Kota Semarang Terima Penghargaan dari Humas Indonesia

Asisten Administrasi Umum, Masdiana Safitri mewakili Wali Kota Semarang dalam acara Anugrah Humas Indonesia yang digelar di Balai Kota Tangerang, Jumat (30/8/2019) lalu.

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dianugerahi predikat Best Leader Supporting PR & Communications oleh Humas Indonesia. Sebagai pimpinan daerah, dirinya dinilai sangat mendukung kegiatan Public Relations (PR) dan kehumasan dalam pemerintahan yang dipimpinnya. Penghargaan tersebut diberikan oleh CEO dan Founder Humas Indonesia, Asmono Wikan kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Masdiana Safitri dalam acara Anugrah Humas Indonesia yang digelar di Balai Kota Tangerang, Jumat (30/8/2019) lalu.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Semarang juga menyabet predikat sebagai pemerintah daerah terpopuler di media serta diiringi keberhasilan tim kehumasan serta Dinas Kominfo dalam membuat City Branding Kota Semarang. Serta melaksanakan pengelolaan dan penyajian informasi publik terbaik, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan transparan.

Hendi, sapaan akrab wali kota sadar bahwa kehumasan menempati posisi yang sangat strategis dalam sebuah organisasi khususnya di pemerintahan.

Melalui Humas maupun Dinas Kominfo, berbagai program, kegiatan, dan kebijakan yang dilakukan oleh Pemkot Semarang dapat tersampaikan ke masyarakat.

Selama ini Hendi mendukung berbagai kegiatan kehumasan melalui berbagai media seperti media cetak, elektronik, online, termasuk di dalamnya membangun hubungan yang baik dengan media. Menurutnya media atau pewarta ini memiliki kontribusi besar dalam pembangunan kota.

“Bisa dibilang humas itu ujung tombaknya sebuah instansi. Melalui humas, sebuah instansi dapat membangun sebuah awareness, komunikasi, hubungan dan engagement yang baik dengan masyarakat yang merupakan stakeholder utama pemerintah. Bagaimana masyarakat tahu mengenai program-program pembangunan kami atau progress pembangunan infrastruktur kami jika bukan melalui pemberitaan. Komunikasi ini terus kami lakukan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada masyarakat,” tuturnya.

Event Anugerah Humas Indonesia (AHI) yang tahun ini mengangkat tema “Sinergi Membangun Reputasi” ini awalnya lahir dari isu kesenjangan antara kualitas karya humas pemerintah dengan humas korporasi. Serta, dorongan agar humas pemerintah tumbuh menjadi fungsi strategis manajemen di instansi masing-masing.

Asmono Wikan, founder dan CEO Humas Indonesia ingin menjadi bagian dari katalisator bagi humas pemerintah hingga mereka menjadi fungsi strategis manajemen di instansinya masing-masing.

“Kami ingin humas pemerintah tidak sekadar menjadi tenaga praktikal yang sangat teknis agar visi pemerintah dalam membangun negeri dapat tercapai,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang