in

Walau Balajar secara Virtual, Siswa di Demak Tetap Berprestasi

Podcast semangat kemerdekaan, Kamis (19/8) di Studio RSKW 104.8 FM. Program podcast yang disiarkan melalui radio digital dan analog serta link Youtube Dinkominfo Demak ini, bertemakan “Antara Daring dan Prestasi”, dipandu Sekda Singgih Setyono selaku host acara. (Foto : Demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Kegiatan belajar mengajar dengan sistem virtual, selama masa pandemi Covid-19 hampir dua tahun ini, tak menghalangi siswa di Kabupaten Demak untuk berprestasi. Dengan sistem virtual, siswa-siswa juga tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara baik.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hadi Waluyo, ketika menjadi narasumber podcast semangat kemerdekaan, Kamis (19/8) di Studio RSKW 104.8 FM.

Program podcast yang disiarkan melalui radio digital dan analog serta link Youtube Dinkominfo Demak, bertemakan “Antara Daring dan Prestasi” ini, dipandu Sekda Singgih Setyono selaku host acara.

Narasumber lainnya yang diundang, adalah Kepala Kemenag Demak, Ahmad Muhtadi dan Kepala SDN Batursari 5 Mranggen, Wahyuning Rahayu.

Lebih lanjut Hadi Waluyo mengatakan, pandemi Covid -19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini, memang sangat dirasakan dampaknya di setiap lini kehidupan, termasuk dunia pendidikan.

Namun demikian jajaran Dinas Pendidikan, tetap berupaya agar pelaksanakan pembelajaran dapat berlangsung optimal, walaupun secara daring.

Sementara itu Kepala SDN Batursari 5 Mranggen, Wahyuning Rahayu, mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan peningkatan kapasitas guru, dengan memberi pelatihan pembelajaran virtual. Hal ini untuk menjawab keluhan dan keraguan dari orang tua dan wali murid, berkaitan dengan pembelajaran secara virtual.

“Dengan memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas para pendidik dalam pembelajaran daring, diharapkan guru jadi melek IT. Adapun siswa-siswi, dapat belajar mandiri dan mengeksplorasi kemampuan diri masing-masing,” kata Wahyuning.

Sementara itu kepala Kemenag Ahmad Muhtadi, juga menyampaikan, sekolahan di bawah naungan Kemenag juga belum diperbolehkan melaksanakan KBM tatap muka baik Madrasah, MTS dan Aliyah, namun demikian juga dapat meraih prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi dan Nasional. (HS-08)

Share This

Program Kemandirian Pesantren, Gus Yaqut Minta Pemkab Rembang Mendata

Lindungi dari Korona, 2.300 Ibu Hamil di Sukoharjo Jadi Sasaran Vaksinasi