in

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang: BPBD Perlu Siapkan Cadangan Suplai Air Bersih untuk Antisipasi Kekeringan

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif, saat diwawancarai, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendukung Pemkot Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang untuk memiliki cadangan suplai kebutuhan air bersih bagi masyarakat, guna mengantisipasi bencana kekeringan pada musim kemarau. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif, Minggu (23/6/2024).

Menurut Afif, cadangan air bersih dibutuhkan masyarakat terutama di daerah yang rawan mengalami kekeringan setiap musim kemarau. “Kami mendukung BPBD yang punya cadangan air bersih yang cukup untuk suplai ke masyarakat yang membutuhkan air saat terjadi kekeringan. Apalagi diprediksi BMKG bahwa musim kemarau tahun ini bisa berlangsung panjang, yakni hingga 7 bulan. Cadangan air bersih sangat penting untuk membantu warga yang butuh suplai air, yakni di beberapa daerah yang mengalami kekeringan saat musim kemarau,” papar Afif.

Afif menambahkan, pihak DPRD prinsipnya mendukung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah melakukan berbagai langkah antisipasi terkait bencana kekeringan. Baik untuk penyiraman tanaman dan perawatan taman, karena akan membutuhkan penanganan atau perawatan cukup ekstra saat kemarau. “Masyarakat juga kami imbau untuk ikut menjaga dan melakukan penghijauan, seperti di area lingkungannya. Agar lingkungan menjadi asri dan tidak gersang, serta makin adem karena tidak langsung terkena sengatan dari cuaca panas,” imbuhnya.

Selanjutnya, masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan masing-masing, karena musim kemarau rentan dengan berbagai penyakit yang menyebar lewat paparan debu maupun polusi yang mudah masuk ke dalam tubuh. “Misalnya akan membuat batuk dan infeksi pernapasan. Dan masyarakat bisa melindungi diri dengan masker atau penutup hidung, maupun sarung tangan saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Meski masuk musim kemarau, pihaknya juga mengingatkan masyarakat tetap waspada jika masih terjadi hujan lebat secara mendadak, dan selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan tokoh wilayah setempat. “Jika ada kejadian-kejadian seperti bencana kekeringan, pohon tumbang, ataupun musibah kebakaran bisa langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemangku wilayah untuk segera ditangani,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, bahwa dari total 1.500.000 liter cadangan air bersih, sampai saat ini baru terserap 150.000 liter air bersih. Atau sebanyak 30 truk tangki yang telah didroping kepada warga. “Kalau 1 truk tangki kapasitas 5.000 liter, jadi baru sekitar 150.000 liter yang didistribusikan. Persediaan air bersih cukup, masyarakat tidak perlu panik, dan diperkirakan persediaan air bersih masih cukup kebutuhan warga sampai Desember,” paparnya.(HS)

Honda Deteksi Pembalap Top WorldSBK

Pria Terkapar Bersimbah Darah di Tlogosari Semarang, Diduga Korban Penganiayaan