Wakil Ketua Dewan Imbau Masyarakat Ikuti Larangan Mudik Lebaran

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif.

 

HALO SEMARANG – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Muhammad Afif mengimbau, masyarakat Kota Semarang mengikuti pemberlakuan larangan mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2021/1442 H yang sudah diputuskan Pemerintah Pusat, yaitu pada 6-7 Mei 2021 mendatang.

Pemberlakuan larangan mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini tersebut, yakni berlaku untuk semua ASN, TNI, Polri, BUMN, dan karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif mengatakan, diharapkan masyarakat mendukung pemberlakuan larangan mudik Lebaran Idul Fitri dari pemerintah pusat, karena saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Agar tidak menambah deretan panjang klaster baru penyebaran virus corona dan mengoptimalkan program nasional vaksinasi yang sedang berjalan, untuk tujuan pengendalian dan pencegahan virus corona.

“Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan perjalanan jauh keluar kota, kecuali memang dalam keadaan mendesak dan perlu. Seperti untuk takziah keluarga yang wafat,” harap Afif.

Dengan terbitnya surat larangan mudik tahun ini, kata Afif, hendaknya masyarakat bisa mengambil nilai positifnya. Dan dapat menahan diri guna menjaga suasana lingkungan yang kondusif.

Menurut Afif, moment mudik Lebaran merupakan ritual tahunan yang memiliki nilai penting untuk saling mengakrabkan dan menyambung silaturahmi dengan keluarga dan sanak famili.

“Bagi masyarakat yang tidak mudik saat Lebaran Idul Fitri memang berat rasanya menahan rasa rindu dan kangen keluarga serta famili dan teman-teman di kampung halaman, terutama yang merantau,” terangnya.

Namun, lanjut Afif, karena situasi dan kondisi masih di tengah pandemi Covid-19, untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, sementara waktu ini terpaksa hanya bisa dilakukan secara virtual.

Yakni memanfaatkan teknologi untuk saling mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri meski tidak berkumpul secara fisik.

“Dan sebisa mungkin sementara dihindari untuk bertemu secara langsung,” kata Politisi PKS ini.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.