Wakil Bupati Minta Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat Ditingkatkan

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dan Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay, saat meninjau RSUD Kendal, Rabu (24/3/2021).

 

HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, hari melakukan kunjungan di UPTD Puskesmas Cepiring, yang kemudian dilanjutkan meninjau RSUD dr Soewondo Kendal, Rabu (24/3/2021).

Dalam peninjauan di RSUD, Wakil Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan didampingi Plt Direktur RSUD dr Soewondo Kendal, Haris Triyanto beserta jajaran.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, tujuan kunjungan ke RSUD dan Puskesmas dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya selaku wakil pemerintahan yang baru, tentunya ingin bersilaturahmi dan berkenalan dengan beberapa jajaran, baik di rumah sakit maupun puskesmas. Tadi sebelum ke sini, saya dan Pak Kadinas (Dinkes) meninjau Puskesmas Cepiring,” terang Wabup.

Terkait dengan mutu pelayanan kesehatan oleh RSUD, Wabup yang akrab disapa Pakde Bas ini mengaku, dirinya mempunyai strategi khusus dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit di Kendal.

“Kebetulan, dalam pembagian tugas bupati dan wakil bupati, rumah sakit berada di bawah pembinaan dan pengawasan saya. Jadi sudah saya siapkan kiat-kiat khusus, agar pelayanan rumah sakit bisa lebih baik,” jelasnya.

Pakde Bas menegaskan, untuk saat ini secara keseluruhan, pelayanan RSUD sudah sesuai dengan prosedur. Namun dalam peningkatan pelayanan prima dengan ditunjang perbaikan dan penambahan infrastruktur di RSUD Kendal.

Menurutnya, dengan luas RSUD sekitar lima hektare, ke depan bangunan bisa dikembangkan dengan diperluas ke belakang. Karena kebetulan persis di belakang RSUD ada tanah seluas satu hektare lebih milik pemda yang bisa dimabfaatkan.

“Pengembangan perlu, jenengan bisa lihat bagaimana padatnya layanan kepada masyarakat di sini. Insya-Allah karena ini pelayanan kepada masyarakat, tentunya akan kita tingkatkan menjadi layanan prima. Sehingga masyarakat jadi mau berobat di rumah sakit,” ungkap Pakde Bas.

Sementara itu Plt Direktur RSUD Kendal, Haris Triyanto mengatakan, kunjungan Wakil Bupati ke RSUD adalah bagian dari peninjauan kepada unit-unit yang berada di dinas di bawah pembinaan dan pengawasan Wakil Bupati.

“Karena Dinas Kesehatan Kendal berada di bawah pembinaan dan pengawasan Bapak Wakil Bupati, jadi semua yang terkait pelayanan kesehatan di Kendal, menjadi kewenangan dan kebijakan Pak Wakil Bupati,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyampaikan, bahwa terhitung sejak tanggal 4 Maret 2021, RSUD sudah tidak melayani pengobatan yang mengunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Ini perlu kami sampaikan, dan tadi juga sudah kami sampaikan kepada Pak Wabup, tentang tidak berlakunya SKTM. Ini penting, karena selama ini masih banyak warga yang berobat di RSUD dengan mengajukan SKTM,” jelasnya.

Dikatakan, dalam pertemuan dengan Wabup dan Kepala Dinkes Kendal, pihaknya juga sudah menyampaikan terkait SKTM.

“Kami sudah sampaikan kepada Pak Wabup dan Pak Kadinkes, dan ini akan dipikirkan, selanjutnya segera akan dibahas terkait permasalahan ini, dan solusinya para pengguna SKTM ini diikutsertakan melalui program BPJS,” ujar Haris.

Ditanya apa solusi jika ada masyarakat yang berobat dengan menggunakan SKTM, Haris menjawab pihaknya sudah tidak bisa menerima SKTM dan dimasukkan pasien umum.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.